Berita

Salamuddin Daeng (baju putih) di Kantor DPP Persaudaraan 98, Jakarta, Jumat (19/1)/RMOL

Politik

Hambat Indonesia Super Power, Salamuddin Daeng: Ada Usaha Polarisasi

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 18:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pengamat ekonomi politik, Salamuddin Daeng mengurai sejumlah tantangan besar yang harus dihadapi Indonesia maupun dunia dalam 10 tahun ke depan.

Daeng akrab disapa, menerangkan dalam sejumlah artikel media asing disebutkan bahwa banyak analisis yang menyebut ada 10 tantangan dunia dalam 10 tahun ke depan. Hal itu menjadi peringatan keras bagi Indonesia.

Menurutnya, Indonesia diminta untuk menjaga persatuan agar tidak dikendalikan oleh asing lewat isu polarisasi yang dapat merusak keutuhan bangsa.


“Tapi kalau kita mau curiga, kita lihat ini adalah agenda mereka. Dari angka 10 dalam dua tahun ke depan adalah polarisasi kita ke depan, kalau kita mau prasangka baik ini adalah peringatan buat kita,” kata Daeng saat ditemui di Kantor DPP Persaudaraan 98, Jakarta, Jumat (19/1).

“Agenda untuk membangun polarisasi kita dari negara-negara berkembang  itu adalah salah satu sasaran usaha itu,” kata Salamuddin Daeng saat ditemui di Kantor DPP Persaudaraan 98, Jakarta, Jumat (19/1).

Dia menuturkan masalah krusial yang harus menjadi perhatian seluruh bangsa Indonesia yaitu soal ekonomi negara dan dunia yang tidak baik-baik saja saat ini.

“Ada banyak artikel asing apakah Indonesia dalam posisi siap menjadi sumber pangan dunia, itu pertanyaan itu gila. Kita saja belum membayangkan negara kita super power, tapi orang lain bertanya apakah kita sudah siap menjadi super power,” jelasnya.

Dia menambahkan Indonesia mampu menjadi negara super power secara alamiah namun asing tidak menyukai hal itu sehingga membuat narasi miring terhadap pemerintah.

“Apakah keadaan itu sesuatu yang bisa kita capai secara alamiah? Atau memang harus dilakukan? Kalau secara alamiah, tidak begitu legowo, pasti mereka akan menghambat karena mereka itu bergantung pada kita,” tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya