Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Maskapai Garuda Indonesia dan Citilink Larang Penumpang Bawa Koper AirWheel ke Kabin

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 10:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan Citilink melarang penumpang membawa koper Airwheel, atau koper yang bisa berjalan dan diduduki ke dalam kabin pesawat karena alasan keamanan.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan Garuda Indonesia, koper Airwheel merupakan jenis koper smart bermesin yang memakai baterai lithium.

Sementara, semua jenis baterai lithium tidak bisa dibongkar pasang dan tidak diizinkan masuk kabin karena dianggap dapat mengganggu penerbangan.


"Kendaraan kecil yang menggunakan baterai lithium seperti airwheel, solowheel, hoverboard, mini-segway, balance wheel, dan lain-lain tidak diperbolehkan dibawa dalam kabin pesawat semua penerbangan Garuda Indonesia, baik sebagai bagasi kabin maupun bagasi terdaftar," bunyi informasi di situs resmi Garuda Indonesia, dikutip Jumat (19/1).

Begitu juga dengan Citilink, di situs resminya maskapai itu menyebutkan adanya dua peraturan yang harus dipenuhi penumpang dalam membawa smart luggage atau Airwheel ke kabin pesawat.

Pertama, smart luggage atau Airwheel dengan Non - baterai non-removable lithium, tidak diizinkan untuk masuk ke kabin ataupun bagasi tercatat.

Namun dalam ketentuan kedua, alat-alat elektronik baterai yang removable lithium diizinkan masuk, meski harus melewati ketentuan yang berlaku dari portable electronic devices (PED) dan Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional (IATA).

Sejak 2013 lalu Federal Aviation Administration (FAA) telah melarang baterai lithium cadangan di bagasi untuk disimpan di unit kargo pesawat. Sementara sebagian besar smart luggage atau koper AirWheel menggunakan tenaga baterai lithium-ion yang dinilai berbahaya karena berpotensi terjadi kebakaran, sehingga tidak diperbolehkan.

Pernyataan itu dikeluarkan Garuda dan Citilink setelah video penumpang yang membawa koper AirWheel dilarang masuk ke kabin pesawat viral di media sosial X dan TikTok belakangan ini.

Dalam video tersebut, penumpang dengan akun TikTok bernama Febriansyah Putra @febriansyahputra_24 dan salah satu pengguna media sosial X, @muthiastp mengaku terkejut atas larangan tersebut, karena sebelumnya mereka bisa terbang dan membawa koper AirWheel itu ke kabin.

Adapun jenis koper itu sendiri merupakan koper yang bisa dikendarai, karena dilengkapi dengan pegangan, roda, dan mesin yang memakai baterai lithium, yang bertujuan agar penumpang tidak lelah karena bisa duduk di atas koper sambil mengendarainya di bandara.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya