Berita

Menteri Transportasi Singapura, S. Iswaran yang mengundurkan diri/Net

Dunia

Terjerat Kasus Korupsi, Menteri Transportasi Singapura Mundur dari Jabatan

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 08:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Transportasi Singapura, S. Iswaran, mengundurkan diri dari jabatannya pada Kamis (18/1) setelah didakwa kasus korupsi.

Wajah Singapura sebagai negara yang bersih dari kasus korupsi selama empat dekade seketika tercoreng dengan kasus ini.

Dalam surat pengunduran dirinya, Iswaran menolak 27 dakwaan yang dilayangkan kepadanya. Dia juga mengaku saat ini tengah fokus membersihkan namanya.


"Saya menolak tuduhan dalam dakwaan tersebut dan sekarang akan fokus membersihkan nama saya,” tulis Ishwaran, seperti dimuat AFP pada Kamis (18/1).

Surat pengunduran diri Ishwaran telah diterima oleh Perdana Menteri Lee Hsien Loong. Dia berusaha meyakinkan bahwa Partai Aksi Rakyat yang berkuasa tetap menjunjung tinggi integritas dan melawan korupsi.

"Saya bertekad untuk menjunjung tinggi integritas partai dan pemerintah, serta reputasi kami dalam hal kejujuran dan tidak korupsi,” tegasnya.

Iswaran yang berusia 61 tahun dituntut dengan dua dakwaan korupsi, 24 dakwaan karena memperoleh arang berharga dari seseorang yang mempunyai urusan bisnis dengannya dan satu dakwaan karena menghalangi keadilan.

Jika terbukti bersalah, Iswaran akan mendapatkan hukuman denda dan kemungkinan dipenjara.

Skandal korupsi yang menjerat Iswaran berkaitan dengan taipan properti, Ong Beng Seng.

Iswaran diduga mendapat tiket pertunjukan musikal di West End dari Kinky Boots dan Book of Mormon hingga Waitress.

Selain itu, Iswaran juga diduga memperoleh tiket pertandingan sepak bola Inggris, terbang dengan jet pribadi Ong, menginap satu malam senilai 3.527 dolar AS di Four Seasons Doha dan tiket ke F1 di Singapura.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya