Berita

Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Peluang Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran Makin Terbuka Lebar

KAMIS, 18 JANUARI 2024 | 19:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berpeluang menang satu putaran di Pilpres 2024. Pasalnya, elektabilitas pasangan ini hanya butuh sekitar 4 persen untuk mencapai 50 persen.

Elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 46,6 persen, Ganjar-Mahfud 24,8 persen, Anies-Muhaimin 22,8 persen.

Demikian temuan terbaru LSI Denny JA bertajuk “Terbukanya Peluang Menang Satu Putaran” yang dirilis pada hari ini Kamis (18/1).


“Sebulan sebelum hari pencoblosan 14 Februari 2024, kemungkinan Prabowo-Gibran menang satu putaran mulai terbuka lebar,” ungkap Direktur LSI Denny-JA, Ardian Sopa dalam keterangannya.
 
Ardian Sopa menuturkan, Pilpres 2024 akan berjalan satu atau dua putaran kini kemungkinannya sama kuatnya. Ini lantaran elektabilitas Prabowo-Gibran terus menaik, dan hanya perlu 4 persen lagi untuk menembus the magic number 50 persen.
 
“Saat ini di survei awal tahun Januari 2024, elektabilitas Prabowo-Gibran sebesar 46,6 persen, terdapat kenaikan sebesar 5,4 persen dari survei awal Desember 2023,” tuturnya.

“Jika mampu untuk mempertahankan tren kenaikan yang diperoleh sebesar empat persen, maka terbuka peluang untuk pilpres satu putaran,” demikian Ardian Sopa.

Survei LSI Denny-JA ini digelar pada medio 3-11 Januari 2024. Survei ini menggunakan metodologi multi-stage random sampling dengan 1200 responden. Survei ini dilakukan dengan metode wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner, dengan margin of error ± 2,9 persen.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya