Berita

Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan dalam acara Desak Anies di Half Patiunus, Jakarta Selatan, Kamis (18/1)/Ist

Politik

Anies Janji Libatkan Asosiasi Nakes Selesaikan Masalah Kesehatan

KAMIS, 18 JANUARI 2024 | 16:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon Presiden Nomor Urut 1 Anies Baswedan mengupas berbagai persoalan seputar kesehatan dalam acara Desak Anies edisi Nakes di Half Patiunus, Jakarta Selatan, Kamis (18/1).

Menurut Anies, masalah kesehatan tidak bisa dibahas dalam waktu singkat. Untuk itu dia berjanji jika terpilih menjadi presiden 2024 akan mengajak pelaku di bidang kesehatan untuk bersama-sama mencari solusi.

"Pesan utamanya adalah kami terbuka dan mau membahas secara terbuka isu-isu kesehatan dengan pelaku-pelaku dunia kesehatan yang selama ini bekerja di Indonesia," kata Anies.


Jagoan Koalisi Perubahan untuk Persatuan menggarisbawahi, tidak mungkin masalah-masalah itu bisa diselesaikan tanpa melibatkan orang-orang yang berperan langsung di bidang tersebut.

Komitmen Anies dalam menyelesaikan masalah kesehatan di Indonesia dibuktikan dengan dirinya sebagai satu-satunya capres yang hadir dalam dialog nasional dari Komunitas Profesi dan Asosiasi Kesehatan (Kompak).

"Dari tiga capres yang presentasi berapa? Kalau saya (saat itu) tidak di Papua, saya akan datang. Karena komitmen untuk Papua itu sudah dibuat lama makanya saya tidak bisa membatalkan," jelasnya.

Capres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyebut tetap berusaha menyempatkan diri hadir di acara Kompak.

"Kami ingin bangsa ini sehat, kami ingin bangsa ini terawat dan nyawa itu cuma satu jadi harus dijaga baik-baik jangan sampai satu yang kita punya itu tidak dirawat dengan baik," jelasnya lagi.

"Syaratnya negara harus kompak dengan asosiasi-asosiasi tenaga kesehatan untuk bekerja sama memikirkannya," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya