Berita

Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, usai mengikuti Paku Integritas, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (17/1)/RMOL

Politik

PAKU INTEGRITAS

Komitmen Perangi Korupsi Dilakukan Anies Sejak Kuliah

RABU, 17 JANUARI 2024 | 22:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Calon Presiden Nomor Urut 2, Anies Baswedan, mengaku terus berkomitmen memberantas korupsi di Indonesia. Hal seperti itu bahkan telah dilakukan sejak ia duduk di bangku kuliah.

Dalam pernyataannya, Anies menegaskan, dia dan Calon Wakil Presiden, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), telah memulai perang melawan korupsi saat mereka mahasiswa dan saat menjadi akademisi.

“Zaman mahasiswa aktif memerangi praktek-praktek korupsi di era KKN merajalela, dan ketika kami bertugas sebagai akademisi, rektor, kami menetapkan antikorupsi sebagai mata kuliah wajib,” kata Anies, usai acara Paku Integritas, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (17/1).


Menurut dia, mata kuliah antikorupsi penting dilakukan, sebagai upaya memerangi korupsi di dalam negeri, sebagai upaya jangka panjang.

“Pada aspek pendidikan kita ingin memangkas supply potensi koruptor. Dan bila itu dikerjakan, dalam jangka panjang kita bisa mencegah potensi itu,” sambungnya.

Capres nomor urut 1 itu juga unjuk kebolehan saat bertugas sebagai gubernur DKI. Dia membentuk apa yang disebut sebagai komisi pencegahan korupsi, khusus di ibukota, untuk memerangi kejahatan itu.

Menurut Anies, komitmennya memberantas korupsi tidak semata-mata janji sebagai Capres dan Cawapres RI, melainkan akan dilanjutkan bila terpilih.

“Bukan semata-mata karena ditugasi menjadi pasangan calon presiden, tapi ini komitmen lama yang akan kami teruskan, dan Insya Allah, ketika kami ditugaskan, maka integritas menjadi faktor nomor satu dalam penentuan pribadi-pribadi di pemerintahan, termasuk saat penyusunan kabinet,” tuturnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya