Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, didampingi fungsionaris DPP, di Jakarta/RMOL

Politik

Tepis Isu Pemakzulan, Airlangga: Kepuasan Publik pada Presiden Tinggi

RABU, 17 JANUARI 2024 | 21:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Isu pemakzulan Presiden Joko Widodo mendapat respon Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Menurutnya, data menunjukkan, tingkat kepuasan publik terhadap Pemerintah Joko Widodo sangat tinggi.

Menurut Airlangga, pemakzulan tidak akan mungkin terjadi, karena berdasar hasil survei, kinerja Kabinet Indonesia Maju juga cukup baik di mata masyarakat.

"Saya tegaskan, hari ini dengan susunan kabinet yang ada, pak presiden didukung lebih dari 80 persen, apalagi ditambah Koalisi Indonsesia Maju. Jadi kami yakin tidak ada pemakzulan," katanya, di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, Rabu malam (17/1).


Menko Perekonomian itu juga memastikan, tidak ada alasan apapun yang bisa dibuat untuk melakukan pemakzulan terhadap Presiden Joko Widodo.

"Tidak ada, tidak ada, tidak tercermin apapun, kepercayaan publik juga tinggi, dan kalau kita lihat ke masyarakat, relatif adem," katanya.

Selain itu, sambung dia, di parlemen juga tidak ada satupun anggota yang menyinggung soal pemakzulan.

"Sama sekali tidak ada pembahasan di DPR," tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya