Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Voronezh Diserang Musuh, Rusia Tetapkan Kondisi Darurat

SELASA, 16 JANUARI 2024 | 15:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Keadaan darurat telah diumumkan di Kota Voronezh, Rusia, menyusul serangan drone Ukraina yang diluncurkan ke wilayah tersebut pada Selasa (16/1).

Walikota Voronezh, Vadim Kstenin, mengatakan bahwa serangan drone Ukraina telah merusak beberapa bangunan dan melukai seorang anak.

Para warga dari satu gedung apartemen yang ditarget juga dievakuasi ke sekolah terdekat setelah ledakan drone memicu kebakaran kecil dan meledakkan jendela.


"Keadaan darurat yang diberlakukan di kota ini akan memungkinkan penerapan segera tindakan untuk menggantikannya," ungkap Kstenin di akun Telegramnya, seperti dimuat AFP.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pihaknya berhasil menghalau serangan Ukraina dengan menghancurkan lima drone dan mencegat tiga lainnya dari Kota Voronezh yang berbatasan langsung dengan Ukraina.

Mereka juga mencegat empat drone di wilayah Belgorod Rusia yang berbatasan dengan Ukraina.

Menurut media lokal, Rusia memiliki pangkalan udara di dekat kota Voronezh, tempat beberapa pembom Sukhoi Su-34 berpangkalan.

Lewat pangkalan tersebut, Rusia disebut kerap mengerahkan pesawat pembom tempur tersebut saat melakukan serangan udara ke wilayah Ukraina.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya