Berita

Aktivis senior Hariman Siregar bersama mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan pengamat militer Connie Rahakundini di di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada Senin siang (15/1)/RMOL

Politik

Peringatan 50 Tahun Malari, Ratusan Aktivis dan Tokoh Kumpul di TIM

SENIN, 15 JANUARI 2024 | 13:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dalam rangka memperingati 50 tahun peristiwa Malapetaka Lima Belas Januari (Malari) 1974, ratusan aktivis lintas generasi berkumpul di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada Senin siang (15/1).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, tampak hadir pentolan aktivis MALARI Hariman Siregar, aktivis Pro Demokrasi Syahganda Nainggolan, Bursah Zarnubi, aktivis 1998 Ubedilah Badrun, dan ratusan aktivis lintas generasi yang lainnya.

Selain para aktivis, hadir pula para tokoh bangsa seperti mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, pengamat militer Connie Rahakundini, ekonom INDEF Faisal Basri.


Kemudian, tampak hadir pula mantan Politikus Nasdem Akbar Faizal, Pendiri Lembaga Survei PolMark Eep Saefulloh Fatah, Ketua Umum Partai Masyumi Reborn Ahmad Yani, Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat dan yang lainnya.

Dalam acara peringatan peristiwa MALARI ini, akan ada diskusi publik dan testimoni dari para aktivis dan tokoh tentang tema besar yang diangkat yakni “Last Battle for Democracy, Lawan Politik Dinasti!”.

Malapetaka Lima Belas Januari (Malari) 1974 merupakan peristiwa bersejarah di mana mahasiswa melakukan demonstrasi menolak dominasi modal asing Jepang. Demonstrasi itu berujung kerusuhan sosial, pembakaran, dan penjarahan yang menyebabkan Jakarta penuh kepulan asap kala itu.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya