Berita

Perdana Menteri Narendra Modi saat menyambut kedatangan Presiden UEA, Mohamed bin Zayed Al Nahyan, di Gujarat, Selasa, 9 Januari 2024/Net

Global

Menteri Negara Persatuan India Puji Hubungan Erat New Delhi-Dubai

MINGGU, 14 JANUARI 2024 | 17:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Negara Persatuan (MoS) India, V Muraleedharan, memuji hubungan historis yang erat antara India dengan Uni Emirat Arab (UEA).

Pujian itu dilontarkan Muraleedharan, usai sukses penyelenggaraan Vibrant Gujarat Global Summit 2024, 10-12 Januari, yang dihadiri Presiden UEA, Mohammed bin Zayed Al Nahyan dan pejabat lainnya.

"Kehadiran Presiden UEA dan banyak pejabat di seluruh dunia menunjukkan pentingnya Vibrant Gujarat serta peran Gujarat dalam pertumbuhan India. Di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Modi, India siap melakukan lompatan besar, dan dunia menantikan India menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar," kata Muraleedharan, dikutip Devdiscourse, Minggu (14/1).


Dalam wawancara dengan ANI News, Muraleedharan mengatakan, India dan UEA telah menandatangani beberapa memorandum of understanding (MoU) untuk memperkuat kerjasama bilateral di berbagai sektor.

"UEA dan India memiliki hubungan sangat bersejarah. Kita terhubung dalam bidang ekonomi, politik, hubungan strategis, serta hubungan antar masyarakat," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, India dan UEA telah memiliki Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) yang ditandatangani beberapa tahun lalu, yang menghasilkan banyak hal positif.

"Perjanjian CEPA sangat komprehensif, yang berupaya meningkatkan hubungan ekonomi dan komersial antara kedua negara," sambungnya.

Sementara itu Presiden UEA memuji pelaksanaan KTT Global Gujarat ke-10, yang disebut sebagai forum internasional yang penting untuk pertukaran keahlian dalam pertumbuhan ekonomi dan investasi.

"Terima kasih kepada para peserta dan penyelenggara acara. Saya berharap keberhasilan KTT ini dapat mencapai hasil yang memupuk kerja sama, pembangunan, dan kesejahteraan bagi semua yang terlibat," kata Presiden UEA, dikutip dari Kantor Berita Emirat (WAM).

Menanggapi itu, PM Modi mengapresiasi pujian yang diberikan oleh Presiden Al Nahyan.

"Pernyataannya sangat membesarkan hati," kata Modi.

Saat KTT berlangsung, keduanya juga mengadakan roadshow di Ahmedabad, dan mendapat sambutan meriah dari masyarakat.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya