Berita

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dalam diskusi bertema 'Selamatkan Pemilu yang Demokratis', di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/1)/Ist

Politik

Gatot Nurmantyo: Babinsa yang Ikut Cawe-cawe Politik adalah Pengkhianat

MINGGU, 14 JANUARI 2024 | 00:31 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Seluruh aparatur negara mesti menjaga netralitas dalam Pemilu 2024. Mereka dilarang ikut cawe-cawe yang memihak salah satu paslon dalam pesta demokrasi ini.

Pasalnya, aparatur negara yang ikut cawe-cawe serta mengintervensi dalam pemilu diklaim menjadi pengkhianat bangsa.

Pesan itu disampaikan oleh mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dalam diskusi bertema 'Selamatkan Pemilu yang Demokratis', di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/1).

"Siapapun yang ikut cawe-cawe, tidak adil dan intervensi, dia adalah pengkhianat bangsa, dan saya minta kepada seluruh rakyat Indonesia sebagai pemilik negeri ini, jangan takut, siapa pun juga," tegas Gatot.

Gatot pun memberi contoh sederhana bila aparatur negara bertindak cawe-cawe dengan meminta identitas warga, agar ditolak.

"Contohnya Babinsa pakai baju Babinsa, bajunya saja Babinsa, kalau dia cawe-cawe berarti dia pengkhianat bangsa. Kapolsek seterusnya sampai ke atas. TNI seterusnya sampai ke atas. Kalau ikut cawe-cawe, memaksa, ada orang minta kartu keluarga, KTP, jangan dikasih. Jangan takut," jelas Gatot.

Gatot pun berharap warga berani menolak praktik intervensi yang ada.

Populer

Ini Kronologi Perkelahian Anggota Brimob Vs TNI AL di Sorong

Minggu, 14 April 2024 | 21:59

Rusia Pakai Rudal Siluman Rahasia untuk Bombardir Infrastruktur Energi Ukraina

Jumat, 12 April 2024 | 16:58

Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Resmi Tersangka KPK

Selasa, 16 April 2024 | 07:08

Pemberontak Menang, Pasukan Junta Ngacir Keluar Perbatasan Myawaddy

Kamis, 11 April 2024 | 19:15

Megawati Peringatkan Bakal Terjadi Guncangan Politik Setelah Jokowi Jadi Malin Kundang

Kamis, 11 April 2024 | 18:23

Warisan Hakim MK sebagai Kado Idulfitri

Senin, 08 April 2024 | 13:42

Sekjen Hasto Telanjangi Ketidakberdayaan PDIP Hadapi Jokowi

Sabtu, 06 April 2024 | 14:40

UPDATE

PDIP Mulai Jaring Figur Potensial Bidik Kemenangan Pilkada 2024

Selasa, 16 April 2024 | 15:58

Hasil Minor Pemilu, Kegagalan Mardiono Pimpin PPP

Selasa, 16 April 2024 | 15:53

Tim Kuasa Hukum 02 Serahkan Hasil PHPU Pilpres ke MK

Selasa, 16 April 2024 | 15:48

Iran Ancam Respon Serangan Balik Israel dalam Hitungan Detik

Selasa, 16 April 2024 | 15:48

THN Amin Minta Kubu 02 Tak Buru-buru Rayakan Kemenangan

Selasa, 16 April 2024 | 15:22

Kuasa Hukum Prabowo-Gibran: Megawati Tidak Tepat jadi Amicus Curiae

Selasa, 16 April 2024 | 15:19

Rupiah Terjungkal, BI Pasang Sejumlah Skema

Selasa, 16 April 2024 | 15:18

Jatah Kursi Menteri ESDM Santer Disebut Bakal Jatuh ke Golkar

Selasa, 16 April 2024 | 15:11

Perekonomian Indonesia Aman di Tengah Eskalasi Konflik Iran-Israel

Selasa, 16 April 2024 | 15:03

Utusan Mega Sambangi MK

Selasa, 16 April 2024 | 14:58

Selengkapnya