Berita

Ketua DPD Golkar Bali, Sugawa Korry saat konsolidasi Partai Golkar di Kabupaten Badung, Bali/Ist

Politik

Jalankan Instruksi Ketum, Golkar Bali Pasang Target Kemenangan Tinggi

SABTU, 13 JANUARI 2024 | 18:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

DPD Golkar Provinsi Bali siap berkeringat lebih ekstra untuk memenangkan partai dan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024.

Tekad tersebut sebagai bentuk penyikapan atas instruksi Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto meraih kemenangan besar di Provinsi Bali.

Ketua DPD Golkar Bali, Sugawa Korry menegaskan, tidak ada jalan lain bagi seluruh kader untuk menaati instruksi Ketum Golkar memenangkan Prabowo-Gibran.


"Karena kehadiran Prabowo-Gibran adalah jawaban dari sebuah perubahan. Sejarah mencatat bahwa perubahan itu terjadi setiap 25 sampai 30 tahun," kata Sugawa dalam konsolidasi Partai Golkar di Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (13/1).

Ia menambahkan, menghitung siklus 25 tahun sejak 1998 berarti tahun 2024 menjadi momentum perubahan konstelasi politik.

"Artinya perubahan akan segera terjadi, Partai Golkar harus siap menjawabnya," tegasnya.

Komitmen yang sama disampaikan Ketua DPD II Golkar Badung, Wayan Suyase. Ia menargetkan, Kabupaten Badung bisa menyumbang 14 kursi di DPRD Badung. Jumlah ini meningkat dua kali lipat, di mana saat ini ada 7 kursi Golkar di DPRD Badung.

"Saya jamin paling jelek naiknya 85 persen di Badung. Target kita 100 persen menjadi 14 (kursi) DPRD. Tapi paling jelek 12. Jika itu tidak tercapai, saya siap turun dari ketua DPD Badung jika tidak 12 Pak (Airlangga)," tegas Suyase.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya