Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto bersama istri, Yanti Airlangga saat menghadiri konsolidasi partai di Bali, Sabtu (13/1)/Ist

Politik

Airlangga: 2024 hanya Ada Dua Angka Kemenangan, 2 dan 4!

SABTU, 13 JANUARI 2024 | 17:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Seluruh kader partai dan simpatisan diinstruksikan untuk memenangkan Partai Golkar dan pasangan Prabowo-Gibran di Pemilu 2024.

Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto saat konsolidasi partai di Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (13/1).

Dikatakan Airlangga, harus ada perubahan konstelasi politik di Bali usai 14 Februari 2024.


"Artinya Partai Golkar menjadi nomor satu. Saat Partai Golkar menang, maka kepala daerah bisa dari Partai Golkar," tegas Airlangga.

Lebih tegas lagi, Airlangga menekankan hanya ada dua angka yang harus diingat seluruh kader dan simpatisan, yakni angka 2 dan 4. Dua sebagai nomor urut Capres-Cawapres Prabowo-Gibran, dan 4 adalah nomor urut Partai Golkar di Pemilu 2024.

"Tugas kita menangkan Prabowo-Gibran dan menangkan Partai Golkar. Kalau kita tidak menang saja DPR RI (di Bali) itu ada 2 kursi. Maka kalau menang, wajib 3 kursi DPR RI," tegas Airlangga yang juga menjabat Ketua Dewan Pengarah TKN Prabowo-Gibran.

Pada Pemilu 2024 ini, harus ada semangat perubahan yang ditekankan kader dan simpatisan.

"Perubahan dari posisi Partai Golkar menjadi nomor 1, dan Prabowo-Gibran menang sekali putaran. Artinya Prabowo-Gibran harus menang di atas 50 persen dan Golkar di atas 20 persen," tutup Airlangga.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya