Berita

Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto menerima dukungan dari Solidaritas Nelayan Indonesia (SNI)/RMOL

Politik

Dukung Prabowo-Gibran, Nelayan Indonesia Sodorkan Kontrak Politik

JUMAT, 12 JANUARI 2024 | 19:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto mendapat dukungan dari ribuan nelayan mengatasnamakan Solidaritas Nelayan Indonesia (SNI). Deklarasi dukungan itu disampaikan di depan rumah Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (12/1).

Ketum SNI, Hadi Sutrisno menuturkan, para nelayan yang hadir di depan kediaman Prabowo ini merupakan perwakilan nelayan di Indonesia, mulai dari Partai Utara (Pantura), Pantai Selatan, NTT, NTB, Sulawesi, Kalimantan, hingga Papua.

“Semuanya datang ke sini mendukung Bapak Prabowo Subianto, Presiden RI satu putaran,” ucap Hadi di hadapan Prabowo.


Hadi menuturkan bahwa tujuan utama kehadiran para nelayan ini tak lain untuk silaturahmi dan juga meminta komitmen Prabowo terhadap kesejahteraan nelayan Indonesia.

“Tujuan utama kami spontanitas, silaturahmi ingin berjumpa dengan Bapak Prabowo. Yang kedua, kami ingin menjelaskan secara langsung bagaimana komitmen dan keseriusannya kepada perikanan,” katanya.

Di sisi lain, ia menyebut sudah ada kesepakatan antara SNI dan Prabowo terkait kerja sama di bidang perikanan. Kerja sama ini, kata dia, diharapkan bisa direalisasi hingga mewujudkan kesejahteraan nelayan.

"Kesepakatan ini menunjukkan Bapak Prabowo benar-benar serius kepada perikanan Indonesia, serius untuk memperjuangkan pelaku perikanan di Indonesia,” katanya

Diurai SNI, kesepakatan yang ditandatangani bersama Prabowo adalah, komitmen untuk memenangkan Prabowo-Gibran dalam kontestasi Pilpres 2024 satu putaran.

Prabowo juga menandatangani kesepakatan untuk akses yang lebih baik ke sumber daya perikanan, termasuk pemenuhan kebutuhan peralatan, teknologi, dan pelatihan yang diperlukan.

Menjamin perlindungan hukum, kepastian usaha dan keberpihakan kepada nelayan. Meningkatkan kesejahteraan ekonomi nelayan dengan memperkuat pasar lokal dan meningkatkan nilai tambah produk perikanan.

Lalu, meningkatkan infrastruktur dan aksesibilitas yang memadai, termasuk perbaikan dan pembangunan pelabuhan jalan dan sarana transportasi lain pendukung aktivitas nelayan. Terakhir, memosisikan SNI sebagai mitra pemerintah dalam perencanaan tata kelola perikanan Indonesia.

“Perjanjian kontrak politik ini dibuat dan ditandatangani oleh Bapak Prabowo dan Ketum SNI,” tutupnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya