Berita

Calon Presiden RI, Prabowo Subianto saat berpidato dalam acara Dialog Capres bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), 12 Januari 2023/Repro

Bisnis

Prabowo: Indonesia Besar Berkat Kepemimpinan dan Warisan dari Para Pemimpin Indonesia

JUMAT, 12 JANUARI 2024 | 19:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indonesia berhasil menjadi negara besar dengan banyaknya kemajuan dan pembangunan yang dilakukan terjadi berkat kerja keras dari para pemimpin Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Calon Presiden Nomor Urut 2, Prabowo Subianto dalam Dialog Capres bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) pada Jumat (12/1).

Dalam pembukaan dialog itu, Prabowo memuji kepemimpinan dan warisan yang diberikan dari para presiden Indonesia.


"Itikad baik Bung Karno, Pak Harto, pak Habibie, Gusdur, Bu Mega, Pak SBY, dan Bapak Jokowi ini merupakan modal bagi bangsa kita. Tidak ada pembangunan besar seketika jadi tanpa sumbangsih dari (pemimpin Indonesia)," kata Prabowo dalam acara dialog tersebut.

Menurut Prabowo, Indonesia saat ini berada dititik yang menjanjikan, dengan rendahnya inflasi dalam beberapa dasawarsa, pertumbuhan ekonomi yang baik, serta banyaknya pembangunan yang dilakukan.

"Semua indikator menunjukkan kondisi yang baik, belum memuaskan tapi kita yakin kita bisa lebih baik lagi," sambungnya.

Lebih lanjut, Prabowo secara khusus juga memuji kepemimpinan Presiden Jokowi dalam membangun negeri. Menurutnya, Jokowi berhasil dalam mengelola negara.

"Harus diakui secara rasional, Presiden Jokowi termasuk berhasil mengelola ekonomi, negara, perdamaian," tegasnya.

Untuk itu, dalam pidato tersebut, Prabowo menyebutkan niatnya sebagai Capres bersama Gibran Rakabuming Raka untuk melanjutkan seluruh pembangunan yang telah dilakukan Jokowi.

"Saya dengan Koalisi Indonesia Maju, tidak malu-malu, kita tim yang ingin melanjutkan apa yang sudah dibangun Presiden Jokowi," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya