Berita

Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto, artis Raffi Ahmad, dan Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) menghadiri kampanye bersama Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran di Bandar Lampung, Kamis (11/1)/Ist

Politik

Prabowo Siap Serahkan Seluruh Lahan HGU ke Negara

JUMAT, 12 JANUARI 2024 | 10:42 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pasca disindir saat debat capres ketiga, calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto mengaku siap memberikan seluruh Hak Guna Usaha (HGU) lahan yang dikelolanya kepada negara.

Prabowo mengaku mendapat lahan HGU tersebut untuk Hutan Tanaman Industri (HTI).

Pernyataan Prabowo itu merespons narasi yang disampaikan calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan terkait kepemilikan tanah 340 ribu hektare saat debat capres ketiga di Istora Senayan pada Minggu lalu (7/1).


"Itu tanah negara, saya hanya dapat untuk berusaha di tanah itu, namanya HGU," kata Prabowo saat acara Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran di Bandar Lampung, Kamis (11/1).

"Semua itu milik negara. Saya sudah katakan setiap kali negara perlu, ambil semuanya. Saya sudah pernah menghadap Presiden (Joko Widodo). Saya sudah katakan untuk lumbung pangan rakyat Indonesia, kalau perlu semua lahan (punya) saya, ambil!" sambung Prabowo dengan tegas.

Prabowo memastikan tidak merasa rugi dan takut menyerahkan semua yang dimilikinya demi rakyat, sebab dirinya siap mati demi rakyat dan negara Indonesia.

"Saya dari sejak muda sudah teken mati untuk rakyat Indonesia. Kita tidak akan gentar, kita tidak akan lelah, kita tidak akan menyerah. Kita tidak akan takut dengan hujatan, ejekan, dan fitnah. Kita berada di jalan yang benar, kita yakin rakyat bersama kita," kata Prabowo disambut gemuruh tepuk tangan ribuan massa.



Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya