Berita

Representative Image/Net

Dunia

Indonesia dan Filipina Sepakat Berantas Perdagangan Orang di Asia Tenggara

KAMIS, 11 JANUARI 2024 | 15:30 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indonesia dan Filipina sepakat untuk bekerja sama dalam memberantas kejahatan lintas batas, termasuk tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang masih marak di kawasan Asia Tenggara.

Kesepakatan tersebut dicapai saat Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Filipina Enrique Manalo dalam format Joint Commission on Bilateral Cooperation (JCBC).

"Saya juga mengangkat isu TPPO di kawasan. Menlu Manalo menyambut baik penguatan kerja sama antara Indonesia dan Filipina dalam melawan kejahatan lintas batas," kata Retno  dalam siaran pers yang disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, dikutip Kamis (11/1).


Dalam kesempatan tersebut, Retno juga mengapresiasi bantuan Filipina dalam merepatriasi ratusan korban perdagangan manusia 2023 kemarin.

"Saya sampaikan apresiasi kepada Filipina atas bantuan dalam repatriasi 246 korban perdagangan manusia tahun lalu, dan pengembalian 73 burung liar ke habitat alaminya di Indonesia,"lanjut Retno.

Adapun pertemuan JCBC kemarin dilakukan dalam rangka persiapan substansi dan teknis untuk kunjungan Jokowi ke Filipina.

Kunjungan tersebut bertepatan dengan perayaan 75 tahun hubungan diplomatik antar kedua negara, di mana Jokowi telah menemui Presiden Bongbong Marcos dan sejumlah pengusaha dari kedua negara.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya