Berita

Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Filipina Ferdinand Bongbong Marcos Jr saat melakukan pertemuan bilateral, 10 Januari 2024/Ist

Bisnis

Indonesia dan Filipina Teken Kerja Sama Bidang Energi

KAMIS, 11 JANUARI 2024 | 14:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Filipina dan Indonesia menyepakati kerja sama di bidang energi setelah kedua kepala negara melakukan pertemuan bilateral pada Rabu (10/1).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melaporkan bahwa kunjungan antara Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr telah menghasilkan penandatangan kerja sama tersebut.

"MOU ini akan mempromosikan pengaturan jangka panjang untuk komoditas energi antara pemasok Indonesia dan pengguna Filipina, serta mendorong diskusi sektor usaha," kata Retno  dalam siaran pers disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden.


Dalam pertemuan tersebut, keduanya juga sepakat untuk saling membuka akses pasar, baik untuk komoditas Filipina ke Indonesia maupun sebaliknya.

Seperti diketahui, volume perdagangan kedua negara terus meningkat selama 5 tahun terakhir, bahkan naik lebih dari 16 persen pada tahun 2022, dengan angka perdagangan lebih dari 10 miliar dolar (Rp155 triliun), dan surplus di pihak Indonesia.

Kunjungan kerja yang dilakukan Jokowi ini bertepatan dengan  perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Filipina, yang digunakan untuk memperkuat hubungan antar kedua negara.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya