Berita

Presiden Jokowi saat mengunjungi Kopiko Philippines Corporation (KPC), di Carmona, Filipina, 10 Januari 2023/Setpres

Bisnis

Presiden Jokowi Tinjau Pabrik Kopiko dan Rumput Laut di Filipina

KAMIS, 11 JANUARI 2024 | 10:41 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam rangkaian kunjungan kerja ke Filipina, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau salah satu pabrik Indonesia yang beroperasi dan produknya menguasai pasar Filipina, yaitu Kopiko Philippines Corporation (KPC).

Dikatakan Jokowi, pabrik yang menjadi bagian dari PT Mayora Indah Tbk itu merupakan salah satu bentuk keberhasilan investasi dunia usaha Indonesia yang mampu menguasai pasar di Filipina.

“Tadi kita melihat investasi dunia usaha kita perusahaan Indonesia di Filipina yaitu Mayora yang kita melihat ternyata menguasai pasar hampir 50 persen di Filipina,” kata Jokowi di Carmona, Filipina, pada Rabu (10/1).


Menurut Jokowi, jumlah produk kopi yang dihasilkan oleh KPC terbilang sangat besar. Untuk itu, ia berharap agar industri tersebut dapat memberikan dampak positif bagi para petani Indonesia, dengan turut berkontribusi dalam menyediakan bahan baku produksi.

“Jadi produk-produk kopi saset yang jumlahnya saya kira sangat besar sekali dan itu akan memberikan kontribusi pada kebutuhan bahan baku kopi, singkong, dan lain-lainnya yang akan sangat bagus untuk para petani,” lanjutnya.

Selain industri pengolahan makanan dan minuman, dalam kunjungannya ke FIlipina, Presiden Jokowi juga berkunjung ke industri pengolahan rumput laut di W Hydrocolloids Inc.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menilai bahwa Indonesia juga memiliki peluang besar untuk mengembangkan industri pengolahan rumput laut, karena Indonesia memiliki potensi tinggi yang didukung dengan wilayah pesisir yang besar.

“Saya kira juga ini sebuah peluang bagi petani-petani rumput laut kita yang bisa kita kembangkan tidak hanya di satu, dua, tiga lokasi tapi di seluruh Tanah Air karena kita memiliki pesisir yang sangat panjang,” katanya.

Lebih lanjut, Presiden berharap agar pengolahan rumput laut di Indonesia dapt terus meningkat sehingga memberikan nilai tambah dan kesejahteraan bagi para petani.

“Ya perlu dipersiapkan petani-petani kita agar kita memiliki kapasitas yang lebih besar, sehingga sebagian diproduksi di Indonesia sebagian bisa diekspor ke Filipina atau ke negara lain sehingga ada nilai tambah bagi petani kita,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya