Berita

KH Muhammad Hasyim Syafaat saat memastikan bahwa keluarga besar Pondok Pesantren Darussalam Blokagung tetap mendukung pasangan Amin/RMOLJatim

Politik

Bantah Dukung Ganjar-Mahfud, Ponpes Darussalam Blokagung: Kami Tetap Amin

KAMIS, 11 JANUARI 2024 | 10:20 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Keluarga Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Karangdoro, Tegalsari, Banyuwangi, membantah mendukung pasangan Capres-Cawapres Ganjar-Mahfud, dan memastikan tetap mendukung Anies-Muhaimin.

Penegasan itu disampaikan pengasuh sekaligus Sekretaris Umum Ponpes Darussalam Blokagung, KH Ahmad Munib Syafaat Lc MEI, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (11/1).

"Perlu saya tegaskan, sampai sekarang keluarga besar Pondok Pesantren Darussalam Blokagung masih mendukung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar," tandasnya.


Terkait pernyataan KH Hisyam Syafaat yang diberitakan banyak media, Gus Munib mengatakan, hal itu sama sekali tidak benar.

"Kiai Hisyam menyatakan mendukung Mahfud MD dalam kapasitas sebagai Menkopolhukam," Gus Munib meluruskan.

Ditambahkan juga, memang ada agenda kunjungan Mahfud MD ke pesantrennya, tetapi bukan sebagai Cawapres, melainkan kunjungan kerja Menkopolhukam.

"Saat itu semua keluarga besar sedang di luar kota, dan yang ada di pondok hanya Kiai Hisyam. Nah, saat itu Kiai Hisyam menyatakan dukungan, tapi bukan sebagai Cawapres. Sekali lagi kami tegaskan, dukungan keluarga besar Blokagung tetap pada Amin," tandasnya.

Gus Munib juga mengirim video resmi pernyataan langsung KH Muhammad Hasyim Syafaat.

"Mencermati situasi politik nasional, menimbang serta melihat rekam jejak seluruh calon presiden dan wakil presiden yang ada, Pondok Pesantren Darussalam Blokagung mendukung pasangan H Anies Rasyid Baswedan SE MPP PhD dan Dr Drs H Abdul Muhaimin Iskandar MSi (Amin)," bunyi pernyataan resmi Kiai Hasyim, sekaligus membantah pemberitaan yang sudah beredar.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya