Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti di Lumajang, Rabu (10/1)/Ist

Bisnis

DPD Gagas Rekonsepsi Pariwisata melalui Ekonomi Pancasila

KAMIS, 11 JANUARI 2024 | 02:05 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menitikberatkan perhatiannya pada sektor pariwisata di Kabupaten Lumajang. Hal itu disampaikan dalam Sarasehan dan Serap Aspirasi Masyarakat Bersama Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Lumajang, Rabu (10/1).

Meskipun diakui olehnya, potensi daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Malang, Jember dan Probolinggo itu cukup lengkap. Bukan hanya pariwisata, tetapi juga perkebunan, pertanian dan UMKM.

Menurut LaNyalla, dalam sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Lumajang perlu rekonsepsi wisata yang dapat diunggulkan, seiring dengan pembangunan pariwisata dalam memajukan kesejahteraan masyarakat.


"Berdasarkan potensi yang dimiliki, maka arah pengembangan pariwisata Lumajang seyogyanya mengedepankan sinergitas dan sinkronisasi, dengan memperkuat koordinasi antara Pemerintah Desa, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan Pemerintah Kabupaten, dalam pengelolaan obyek wisata dan penyusunan rencana induk kepariwisataan nasional," ujar LaNyalla dalam keterangannya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL.

Strategi penguatan kapasitas dan kelembagaan di masyarakat, pembangunan infrastruktur dan memperkuat jejaring kerjasama dan investasi daerah, kata LaNyalla sangat penting. Langkah tersebut merupakan upaya strategis dan potensial dalam menangkap peluang dan merespon tantangan dinamika pengembangan wisata.

"Oleh karena itu para pemangku kebijakan di desa perlu mempunyai orientasi yang tepat dalam penggunaan dana desa. Dana miliaran itu harus benar-benar digunakan mendukung keunggulan kompetitif dan komparatif di masing-masing desa, termasuk untuk pengembangan wisata. Namun dengan tetap terintegrasi di dalam posisi dan orientasi pembangunan Kabupaten Lumajang," jelas dia.

Saat ini, beberapa potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Lumajang antara lain Gunung Semeru, Pantai Watu Gedek, Air Terjun Tumpak Sewu, Ranu Pane, Kebun Buah dan Kebun Kopi.Posisi Kabupaten Lumajang juga cukup bagus dengan sebutan Kabupaten 1.000 Ranu.

Selain memberi masukan soal pengembangan wisata, dalam acara bertema “Otonomi Desa untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat” itu, LaNyalla juga menawarkan satu peta jalan memperkuat kedaulatan bangsa dan negara, baik kedaulatan di sektor pariwisata, sektor pengelolaan sumber daya alam, sumber daya manusia dan sumber daya lainnya.

"Peta jalan yang saya tawarkan adalah menerapkan kembali secara utuh azas dan sistem bernegara yang sesuai dengan falsafah dasar bangsa dan negara ini, yaitu Pancasila," tegas dia.

Dengan kembali kepada sistem bernegara yang telah dirumuskan para pendiri bangsa, LaNyalla meyakini bangsa ini kembali kepada mazhab ekonomi kesejahteraan yaitu konsep ekonomi usaha bersama dengan asas kekeluargaan dan pemerataan. Sehingga rakyat benar-benar merasakan manfaat pembangunan.

"Rakyat, terutama mereka yang berada di desa-desa, harus menjadi bagian dari pemilik kedaulatan atas wilayah, atau sumber daya alam di daerahnya. Misi inilah yang sedang saya perjuangkan dan tawarkan kepada Indonesia agar kembali berdaulat, adil dan makmur sehingga Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dapat segera terwujud," tuturnya.

Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni berterimakasih Ketua DPD RI berkenan hadir di Kabupaten Lumajang. Kehadiran LaNyalla merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan yang bisa membawa perbaikan bagi Lumajang.

"Tentunya kehadiran ini menjadi momentum yang baik bagi kita semua untuk menyampaikan aspirasi sehingga bisa diperjuangkan ke tingkat pusat demi kemajuan daerah dan mewujudkan kesejahteraan rakyat," ujar Indah.

Salah satu aspirasi yang disampaikan adalah keinginan masyarakat Lumajang agar di wilayahnya dibangun jalan tol. Dengan pembangunan jalan tol, menurut Indah, pergerakan roda ekonomi dari Lumajang ke daerah lain akan semakin lancar.

"Kami berharap jalan tol melewati Lumajang, ternyata malah belok ke Banyuwangi. Yang terjadi kemudian wilayah kami hanya mendapatkan kemacetan saja. Mudah-mudahan Pak Ketua DPD RI memperjuangkan keinginan masyarakat ini," tuturnya.

Disampaikan olehnya, potensi Lumajang dari berbagai segi sangat bagus. Antara lain secara geografis Lumajang sangat diuntungkan karena dikelilingi 3 gunung berapi. Lumajang mempunyai wilayah laut sepanjang 7,11 kilometer yang membentang dari Yosowilangun hingga Tempursari. Lumajang juga memiliki wilayah hutan yang luasnya 43 persen dari seluruh luasan wilayah Kabupaten Lumajang.

"Semua potensi besar itu perlu dukungan dari pemerintah pusat untuk mengembangkan supaya kami bisa menambah pendapatan asli daerah. Karena sejauh ini pendapatan daerah masih bergantung dari dana transfer pusat. Makanya, kami sekali lagi memohon agar jalan tol bisa dibangun," ungkap dia.

LaNyalla hadir bersama Kepala Kantor DPD RI Provinsi Jatim, Rony Suharso dan Kabag Set Ketua DPD RI, Azmaryadhy Djunaedhy.

Pj Bupati Lumajang didampingi Sekda Kabupaten Lumajang Agus Triyono, seluruh Kepala OPD, Camat dan ratusan kepala desa se-Kabupaten Lumajang. Hadir juga Ketua Kadin Kabupaten Lumajang yang juga Ketua MPC PP Kabupaten Lumajang, Agus Setiawan dan Ketua Kadin Kabupaten Probolinggo, Gede Vandana Wijaya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya