Berita

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, di kediamannya/RMOL

Politik

JK Beberkan Asal Usul Lahan Milik Prabowo

RABU, 10 JANUARI 2024 | 21:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, menceritakan asal usul kepemilikan lahan yang dimiliki Calon Presiden Nomor Urut 2, Prabowo Subianto, yang sempat diungkap pada debat Capres.

Lewat jumpa pers di kediamannya, Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, sosok yang akrab disapa JK itu mengakui memfasilitasi Prabowo membeli lahan, saat masih menjabat sebagai wakil presiden.

"Prabowo datang ke kantor saya, dia ingin beli pabrik kertas PT Kiani Lestari milik Bob Hasan, yang macet di Bank Mandiri," tutur JK, Rabu (10/1).


"Saya telepon Dirut Mandiri, Agus Martowardojo. Saya tanya apa benar Kiani kertas akan dijual? Berapa harganya? Akan dijual 150 juta US Dolar dan sudah ada peminat, dari Singapura," sambungnya.

Selanjutnya JK menahan agar lahan itu tidak dijual ke pengusaha luar, dan lebih baik ke pengusaha nasional. Kesepakatan pun terjadi, Prabowo akhirnya membelinya secara tunai.

Pabrik kertas yang ada di Kalimantan itu juga mempunyai lahan untuk hutan industri seluas kurang lebih 200 ribu hektare.

Meski begitu JK memastikan tidak pernah memberikan lahan kepada Prabowo, ia hanya memfasilitasi pembelian antara Prabowo dan Bank Mandiri.

"Jadi bukan saya berikan lahan, tapi dia beli, pabriknya ada izin lahan, tetapi beda kabupaten," kata JK.

Sebelumnya, pada acara konsolidasi relawan se-Provinsi Riau, di GOR Remaja, Pekanbaru, Selasa (9/1), Prabowo menyatakan lahan miliknya berstatus hak guna usaha (HGU).

"Manakala pemerintah memerlukan, saya segera menyerahkan, nggak usah dibawa debatlah," tukas Prabowo.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya