Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jika Ingin Menang Pemilu 2024, PDIP harus Segera Pecat Jokowi

RABU, 10 JANUARI 2024 | 06:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Jika ingin memenangkan Pemilu 2024, PDI Perjuangan disarankan untuk segera memecat Presiden Joko Widodo dan menarik semua kadernya dari Kabinet Indonesia Maju.

Menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, suara PDIP dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pemilu 2024 nanti akan semakin tergerus jika posisinya saat ini tidak jelas.

"Jika PDIP ingin mendapatkan simpati publik, dan tentunya ingin memenangkan Pemilu 2024 yang akan datang, maka tidak ada pilihan lain selain pecat Jokowi dan tarik semua menteri dan pejabat yang berasal dari PDIP," kata Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (10/1).


Karena kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, posisi Jokowi saat ini merugikan kedudukan PDIP. Sehingga jika PDIP tidak segera mengambil sikap, maka partai dan kandidat capres-cawapresnya menjadi taruhan.

"Publik masih menganggap Jokowi sebagai representasi dari PDIP, sehingga dengan sikap dan perbuatannya seolah-olah merupakan bagian dari PDIP. Untuk itu PDIP harus tegas dalam hal ini, ia harus segera memecat Jokowi dan menarik semua dukungan kepadanya, sehingga dengan demikian posisi PDIP tidak dirusak oleh manuver Jokowi seperti yang ditunjukkan saat ini," pungkas Saiful.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya