Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Laporan Dana Awal Kampanye, PDIP Seratus Miliar Lebih, Gerindra Sejutaan

SELASA, 09 JANUARI 2024 | 22:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Laporan dana kampanye partai politik telah diterima KPU RI. Menariknya, ada perbedaan signifikan antara Parpol besar terkait saldo awal yang tersedia, termasuk penggunaannya.

Berdasar data yang dipublikasi KPU, laporan dana kampanye memuat saldo awal dan pengeluaran sementara untuk kebutuhan kampanye hingga 7 Januari 2024.

Dari penelusuran Kantor Berita Politik RMOL, PDI Perjuangan memiliki saldo awal sekitar Rp184 miliar, tepatnya Rp183.861.799.000.


Selanjutnya partai berlogo banteng moncong putih itu telah menggunakan untuk kebutuhan kampanye sebesar Rp115.046.105.000 (Rp115 miliar).

Hal berbeda ditemukan pada laporan dana kampanye Gerindra. Dari saldo awal sebesar Rp2,8 miliar atau Rp2.841.667.200, yang terpakai baru Rp1,1 juta (Rp1.179.460).

Bahkan ditemukan penggunaan anggaran kampanye lebih kecil lagi, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dari total saldo awal Rp2 miliar (Rp2.002.000.000), Parpol yang dipimpin Kaesang Pangarep, putra bontot Presiden Joko Widodo, baru mengeluarkan Rp180 ribu.

Berikut ini laporan awal dana kampanye (LADK) 18 Parpol peserta Pemilu Serentak 2024:

1. PKB dengan jumlah calon anggota legislatif 580 orang, telah menyampaikan LADK 579 orang, tidak menyampaikan LADK 1 orang. Total penerimaan dalam LADK Rp1.005.330.806, dengan total pengeluaran Rp800.446.161;

2. Gerindra dengan jumlah calon anggota legislatif 580 orang, telah menyampaikan LADK 580 orang. Total penerimaan dalam LADK Rp2.841.667.200, dan total pengeluaran Rp1.179.460;

3. PDIP dengan jumlah calon anggota legislatif 580 orang telah menyampaikan LADK 575 orang. Total penerimaan LADK Rp183.861.799.000, dan total pengeluaran Rp115.046.105.000;

4. Golkar dengan jumlah calon anggota legislatif 580 orang. Total penerimaan LADK Rp 20.591.513.702, dan total pengeluaran Rp8.801.317.049;

5. NasDem dengan jumlah calon anggota legislatif 580 orang, telah menyampaikan LADK 550 orang. Total penerimaan LADK Rp7.781.026.469, dan total pengeluaran Rp7.631.655.294;

6. Partai Buruh dengan jumlah calon anggota legislatif 580 orang telah menyampaikan LADK 578 orang. Total penerimaan LADK Rp4.214.169.815, dengan total pengeluaran Rp3.758.092.806;

7. Gelora dengan jumlah calon anggota legislatif 396 orang, telah menyampaikan LADK 286 orang, yang tidak menyampaikan 110 orang. Total penerimaan LADK Rp5.808.500.000, dan total pengeluaran Rp4.686.000.000;

8. PKS dengan jumlah calon anggota legislatif 580 orang, telah menyampaikan LADK 580 orang. Total penerimaan dalam LADK Rp12.711.929.760, dengan total pengeluaran Rp7.833.307.791;

9. PKN dengan jumlah calon anggota legislatif 525 orang, telah menyampaikan LADK 525 orang. Total penerimaan LADK Rp453.048.200, dengan total pengeluaran Rp42.700.400;

10. Hanura dengan jumlah calon anggota legislatif 485 orang, telah menyampaikan LADK 485 orang. Total penerimaan LADK Rp2.010.000.753, total pengeluaran Rp234.035.150;

11. Garuda dengan jumlah calon anggota legislatif 570 orang, telah menyampaikan LADK 570 orang. Total penerimaan LADK Rp5.500.000.000, dengan total pengeluaran Rp2.118.305.000;

12. PAN dengan jumlah calon anggota legislatif 580 orang, telah menyampaikan LADK 580 orang. Total penerimaan LADK Rp29.826.000.000, dengan total pengeluaran Rp22.419.055.000;

13. PBB dengan jumlah calon anggota legislatif 470 orang, telah menyampaikan LADK 470 orang. Total penerimaan LADK Rp301.300.000, total pengeluaran Rp228.300.000;

14. Demokrat dengan jumlah calon anggota legislatif 580 orang, telah menyampaikan LADK 580 orang. Total penerimaan LADK Rp8.748.860.395, dengan total pengeluaran Rp 3.914.375.079;

15. PSI jumlah calon anggota legislatif 580 orang, telah menyampaikan LADK 580 orang. Total penerimaan LADK Rp2.002.000.000, dengan total pengeluaran Rp180.000;

16. Perindo dengan jumlah calon anggota legislatif 579 orang, telah menyampaikan LADK 579 orang. Total penerimaan LADK Rp10.148.994.025, dengan total pengeluaran Rp9.997.744.025;

17. PPP dengan jumlah calon anggota legislatif 580 orang, telah menyampaikan LADK 580 orang. Total penerimaan LADK Rp20.005.000.000, dengan total pengeluaran Rp13.155.500.000;

18. Partai Ummat dengan jumlah calon anggota legislatif 512 orang, telah menyampaikan LADK 511 orang, total penerimaan LADK Rp479.128.518, dengan total pengeluaran Rp478.137.200.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya