Berita

Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD/RMOL

Politik

Jokowi Kritik Debat Capres, Mahfud MD: Enggak Ada yang Serang Personal

SELASA, 09 JANUARI 2024 | 16:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD, merespons santai pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut debat capres ketiga tidak edukatif dan terlalu menyerang personal.

Menurut sosok yang menjabat Menko Polhukam RI ini, dalam debat capres ketiga pada Minggu lalu (7/1), tidak ada yang menyerang personal capres lainnya.

“Kan kemarin, menurut saya juga enggak serang personal,” kata Mahfud kepada wartawan di Kantor Kemenko Polhukam RI, Selasa (9/1).


Mahfud pun menegaskan dirinya juga tidak akan menyerang secara personal dalam debat capres-cawapres berikutnya.

“Saya enggak akan nyerang personal,” tegas Mahfud.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menilai debat capres ketiga yang digelar KPU RI tidak edukatif karena banyak serangan bersifat personal. Menurut dia, serang menyerang wajar dalam debat, asal seputar kebijakan atau visi, bukan personal.

“Saya memang melihat substansi dari visinya malah tidak kelihatan. Yang kelihatan justru saling menyerang, yang sebetulnya enggak apa-apa, asal (terkait) kebijakan. Asal policy. Asal visi ya enggak apa-apa," ucap Jokowi dalam keterangan pers di Serang, Banten, Senin (8/1).

"Tapi, kalau sudah menyerang personal, pribadi, yang tidak ada hubungan dengan konteks debat tadi malam, mengenai hubungan internasional, mengenai geopolitik, dan lain-lain, saya kira kurang memberikan pendidikan, kurang mengedukasi masyarakat yang menonton,” imbuh Jokowi 

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya