Berita

Calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo/RMOL

Politik

Dinamika Debat Capres, Pengamat: Ganjar Dapat Skor 8,5

SELASA, 09 JANUARI 2024 | 09:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dinamika debat ketiga edisi calon presiden peserta Pilpres 2024 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU), di Istora Senayan, Jakarta, Minggu malam (7/1), masih jadi pembicaraan hangat.

Pengamat politik Airlangga Pribadi Kusman menjadi salah satu yang memberikan penilaian pada debat itu. Utamanya dia menyorot penampilan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Dia menilai Prabowo, Capres Nomor Urut 2, tidak menguasai materi dan tidak siap menghadapi debat dengan isu utama soal pertahanan itu.


Airlangga menilai Prabowo terlihat beberapa kali menunjukkan sisi rentanitas emosionalnya, terutama ketika menghadapi kritik maupun catatan kritis.

"Prabowo cenderung tidak dapat mengendalikan emosi, dan tidak siap memberikan data yang memadai sehubungan dengan isu pertahanan maupun posisinya sebagai menteri pertahanan saat ini," beber Airlangga, lewat keterangan tertulis, Selasa (9/1).

Secara angka, Airlangga memberikan nilai Prabowo Subianto sebesar 4,5 pada skala 1-10 dalam debat itu.

Sementara untuk kompetitor, lanjutnya, pada posisi Anies Baswedan, dinilai tampil secara optimistis dan agresif, serta menempatkan diri berhadap-hadapan dengan Prabowo Subianto.

"Terkait dengan agresivitas dari Anies terhadap berbagai isu-isu utama tadi kami bisa memberikan nilai 7,5 kepada Anies Baswedan," tuturnya.

Selanjutnya performa terbaik ada pada Ganjar Pranowo, hal ini terlihat dari kepercayaan diri dan ketenangannya tampil melampaui antagonisme antara Prabowo dan Anies.

"Untuk itu maka nilai yang bisa kami berikan pada Ganjar Pranowo adalah 8,5," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya