Berita

Menhan RI sekaligus Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo Sukses Torehkan Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran Pertahanan

SELASA, 09 JANUARI 2024 | 03:04 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Pertahanan (Menhan) RI sekaligus Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto dicecar tanpa ampun oleh kedua pesaingnya dalam debat capres ketiga yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (7/1) lalu.

Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan dan Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo langsung tancap gas sejak awal debat dimulai. Mulai dari anggaran Rp700 triliun (selama 5 tahun), kebobolan data, capaian Minimum Essential Force (MEF), indeks kekuatan militer yang terus menurun, hingga pembelian pesawat bekas.

Anggota Dewan Pakar DPP Gerindra, Bambang Haryo Soekartono mengungkapkan kondisi yang tidak ideal dalam masa jabatan Prabowo sebagai Menhan RI.


BHS akrab disapa mengakui bahwa pagu anggaran untuk Kementerian Pertahanan (Kemenhan) kendati yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir dan dibandingkan dengan kementerian lainnya, namun masih belum ideal dalam membangun postur pertahanan suatu negara.

“Kita masih mengalami keterbatasan anggaran (pertahanan), walaupun itu sudah dinaikan oleh Pak Jokowi menjadi Rp135, 45 triliun (RAPBN 2024). Itu belum apa-apa,” ujar BHS kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (8/1).

Sambung dia, jika dibandingkan dengan Singapura yang wilayahnya hanya seluas Jabodetabek dan penduduk sekitar 5 juta jiwa, anggaran pertahanannya mencapai Rp191 triliun.

“Sedangkan Indonesia dengan 280 juta jiwa, memiliki kekayaan sumber daya alam terbesar di Asia Tenggara bahkan Asia, memiliki 17 ribu pulau dituntut untuk melindungi kekayaan itu, maka kita butuh banyak kapal dan pesawat (tempur/patroli),” jelasnya.

Dengan Kondisi demikian, Prabowo mampu menyiasati pembelian alutsista seefisien mungkin dengan perhitungan usia pakai.

BHS pun menepis pernyataan Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo yang menyebut idealnya anggaran pertahanan mencapai 1-2 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Saat ini PDB Indonesia mencapai 1,4 triliun Dolar AS per tahun. Selanjutnya capaian MEF harus diiringi dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen.

“MEF bisa tercapai kalau pertumbuhan ekonomi kita 7 persen, tapi kalau tidak ada komitmen atau kemauan dari pemimpin akan percuma. Komitmen itu dalam bentuk pengembangan alutsista dan SDM,” ungkap BHS.

Caleg DPR RI Gerindra Dapil Jawa Timur I itu menegaskan bahwa dengan keterbatasan anggaran pertahanan saat ini, Prabowo mampu menorehkan beberapa prestasi dalam pengembangan alutsista dan SDM.

“Baru di zaman Pak Prabowo, banyak dibangun sekolah-sekolah tinggi pertahanan. Lalu beliau juga fokus membangun komcad (komponen cadangan). Banyak yang sudah dikerjakan, termasuk mengembangkan industri pertahanan dalam negeri,” bebernya.

Lanjut BHS, banyak BUMN pertahanan yang memperoleh laba di era Prabowo. Termasuk PT ASABRI yang sebelum tahun 2019 terus merugi, namun saat ini memperoleh laba bersih sebesar Rp3,8 triliun.

“PT ASABRI ini searah dengan pembangunan kesejahteraan prajurit. Remunerasi (untuk prajurit) juga terus naik bahkan 100 persen,” pungkas BHS.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya