Berita

Calon Presiden nomor urut 2 sekaligus Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Dikritik Rival, Menhan Prabowo Sudah Habiskan Rp500 T demi Perkuat TNI

SENIN, 08 JANUARI 2024 | 21:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Belanja alutsista Kementerian Pertahanan RI menjadi salah satu topik yang diserang Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo dalam debat Capres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu malam (8/1).

Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto yang kini menjabat Menteri Pertahanan RI diserang karena dianggap membelanjakan alutsista bekas.

Selama menjabat Menhan RI, Prabowo memang mengalokasikan dana besar untuk alutsista. Tujuannya tak lain untuk modernisasi alutsista, sekaligus sebagai salah satu kerja konkret sepanjang menjadi Menhan RI tahun 2020.


Prabowo menyebut, pembelian alutsista bekas sebagai solusi terhadap masalah seperti lama masa tunggu pembelian baru, serta sebagai jembatan adaptasi teknologi militer terkini.

Dalam upaya memperbarui alutsista, Kemhan menghabiskan lebih dari Rp500 triliun untuk menguatkan operasional TNI sesuai dinamika geopolitik, global, dan regional.

Di RAPBN 2024, anggaran Kemenhan mencapai Rp135,45 triliun, sekaligus menempatkan Kemhan sebagai salah satu kementerian dengan alokasi anggaran tertinggi.

Selama dipimpin Prabowo, anggaran Kemhan mengalami lonjakan 18,63 persen secara tahunan pada 2020. Periode 2020-2024, total anggaran mencapai hampir Rp700 triliun.

Kepemimpinan Prabowo juga menggarisbawahi pembelian kapal selam Scorpene menjadikan Indonesia negara ASEAN kedua yang memiliki kapal selam ini, setelah Malaysia.

Belanja alutsista di bawah Prabowo mencakup pembelian delapan unit helikopter H225M, kerja sama antara PTDI dan Airbus Helicopters, yang diserahkan kepada TNI AU di Lanud Atang Sendjaja.

Hal itu dilakukan sebagai komitmen memperbaiki dan memperbarui alutsista dalam negeri.

"Saya akan berjuang keras memperbaiki kondisi alutsista dan pelayanan yang saudara butuhkan. Mencari peralatan dan pemeliharaan yang baik, agar memiliki Angkatan Udara yang andal, unggul, tangguh, dan kuat," kata Prabowo beberapa waktu lalu.

Selain produk impor, Prabowo juga mendorong penggunaan produk pertahanan dalam negeri melalui dukungan industri pertahanan lokal seperti PTDI, PT PAL, PT Pindad, dan lainnya.

Di bawah arahan Prabowo, Kemhan menjadi juara kedua atas belanja Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri P3DN Tingkat Nasional, sebagai satker dengan pagu terbesar kementerian yang telah membelanjakan untuk PDN pada Juni 2023.

Tidak hanya alutsista, Kemhan di bawah Prabowo juga menekankan pentingnya industri pertahanan nasional yang mandiri dan kompetitif, sebagai bagian dari strategi pertahanan Indonesia yang berkelanjutan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya