Berita

Ketua Umum Partai kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum/Net

Politik

Anas Urbaningrum: PKN Siap Perjuangkan Kesejahteraan Ojol

SENIN, 08 JANUARI 2024 | 22:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Harus ada perbaikan sistem untuk memberikan perhatian lebih kepada kesejahteraan bagi masyarakat yang bekerja sebagai pengemudi ojek online alias ojol.

Begitu dikatakan Ketua Umum Partai kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum menyikapi kecilnya pembagian hasil ongkos penumpang antara pengemudi dan aplikator atau penyedia aplikasi layanan ojol.

"Berdasarkan riset kami, hampir 30 persen hasil kembali ke aplikator, sementara driver hanya memperoleh 70 persen dari hasil kerja bersama," ujar Anas dalam keterangannya, Senin (8/1).


Padahal, kata Anas, di awal munculnya ojol, porsi pengemudi mencapai 90 persen dari total hasil yang diperoleh. Maka dari itu, ketika porsi menurun tentu menjadi beban tersendiri bagi pengemudi.

"Ini kan tidak fair, karena aplikator hanya menyediakan sistem, sementara tenaga, alat kerja (motor/mobil), dan bensin adalah tanggung jawab driver," tegasnya.

Menurutnya, lebih masuk akal adalah seorang pengemudi harus dipandang sebagai mitra penuh oleh aplikator. Bukan seolah seperti karyawan yang terus dikurangi porsi pembagiannya.

Untuk memperbaiki kondisi itu, Anas menegaskan, salah satu program PKN jika menang Pemilu 2024 bagi ojol adalah meningkatkan kesejahteraan dengan meningkatkan porsi pendapatan.

"Partai ini akan memperjuangkan driver ojol mendapatkan kembali kesejahteraannya, 90 persen penghasilan merupakan hak driver yang memiliki semuanya, kecuali sistem," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya