Berita

Filleh mint Chahid mint Laaroussi/Net

Dunia

Kembali Berulah, Polisario Culik Seorang Gadis Nahas di Kamp Tindouf

SENIN, 08 JANUARI 2024 | 20:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Front Polisario dilaporkan menculik seorang gadis di Kamp Tindouf, Aljazair. Gadis nahas tersebut adalah Filleh mint Chahid mint Laaroussi yang telah diadopsi sebuah keluarga asal Spanyol.

Laaroussi diculik saat mengunjungi keluarganya di kamp Tindouf. Laaroussi nekat pergi di kamp yang telah dikuasai Polisario itu setelah sebelumnya dilarang orang tua angkatnya.

"Gadis Sahrawi yang diadopsi oleh keluarga Spanyol ditahan secara paksa oleh Polisario setelah mengunjungi keluarga mereka di Kamp Tindouf," demikian laporan yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (8/1).


Laaroussi dilarang kembali ke keluarga angkat di Spanyol karena diduga dokumen perjalanannya dihancurkan oleh orang tua kandung atas perintah Polisario. Akibatnya, ia terpaksa tinggal di Kamp Tindouf.

Mendengar anak angkatnya diculik, keluarga di Spanyol lantas meminta bantuan seorang Sahrawi bernama Hammada ould Essaleh. Melalui orang tersebut, Laaroussi berhasil dibawa ke Konsulat Spanyol di Oran, Aljazair.

"Laaroussi berada di sana sejak Rabu 3 Januari 2024 dengan harapan bisa dipulangkan ke Spanyol," demikian laporan tersebut.

Kasus ini bukan satu-satunya penahanan Polisario terhadap para gadis Sahrawi yang diadopsi oleh keluarga Spanyol.

Sebelum dialami Laaroussi, peristiwa serupa juga dialami anak-anak lain, antara lain Nadjiba Mohamed Belkacem, Elkouria Badbad Hafed, Maloma Morales de Matos, dan Darya Embarek Selma termasuk di antara gadis-gadis muda yang dilarang kembali ke Spanyol.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya