Berita

Ketua TKD Prabowo-Gibran Jabar, Ridwan Kamil/RMOLJabar

Politik

Prabowo Tak Balas Serangan, Ridwan Kamil: Kualitas Negarawan

SENIN, 08 JANUARI 2024 | 18:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Debat ketiga Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Minggu malam (8/1), berlangsung sengit. Serangan bertubi diterima Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto, dari dua kandidat lainnya.

Bagi Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Jabar, Ridwan Kamil, serangan itu tak lepas dari tema yang diangkat, soal Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional, dan Geopolitik. Di mana tema-tema itu sesuai jabatan Prabowo sebagai Menteri Pertahanan.

“Karena bidangnya, (Pak Prabowo) terlihat banyak diserang kompetitor, dan Pak Prabowo tidak balik menyerang. Itu menunjukkan pemimpin, harus punya kualitas kenegarawanan,” tegas Emil, sapaan akrabnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin (8/1).


Emil berpandangan, Prabowo justru lebih fokus pada gagasan. Bukan bertanya atau mengorek track record dua kompetitornya. Contohnya soal pembangunan fakultas untuk menyiapkan SDM di sektor pertahanan.

“Artinya, tidak hanya urusan Alutsista, tetapi juga SDM-nya. Itu kan konkret, bukan membahas apa yang sudah dikerjakan dan lain sebagainya,” ujar Emil.

Disinggung upaya membunuh karakter Prabowo, Emil menilai serangan Capres lain sebagai risiko dalam kontestasi politik. Namun ia berharap masyarakat menyikapi dengan bijak.

“Bahwa yang dibutuhkan di masa depan adalah yang fokus pada gagasan, pada solusi. Kita serahkan hasilnya kepada masyarakat,” pungkas Emil.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya