Berita

Calon wakil presiden nomor urut 3, Mohammad Mahfud MD/Ist

Politik

Mahfud MD: Pilih Pemimpin Berdasar Perilaku dan Rekam Jejak

SENIN, 08 JANUARI 2024 | 17:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rekam jejak harus jadi pertimbangan utama bagi pemilih kalangan muda dalam menggunakan hak pilih pada Pilpres 2024.

Begitu dikatakan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 3, Mohammad Mahfud MD, pada talkshow dan deklarasi Pemuda Gama Pantura, di Gelanggang Olahraga (GOR) Dharma Ayu, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (8/1).

Mahfud MD menekankan pentingnya kesesuaian antara visi-misi seorang Capres dan Cawapres dengan perilaku dan rekam jejaknya.


"Misalnya, orang bicara komitmen menegakkan hukum, tapi dia sendiri pelanggar hukum. Ingin memberantas korupsi, padahal dia sendiri terlibat korupsi," ujar Mahfud.

Mantan Ketua Hakim Mahkamah Konstitusi itu mengingatkan agar jangan memilih pemimpin yang tidak ada ketidakcocokan antara visi-misi dan perilakunya.

Karena itu, politisi asal Madura itu menilai pemuda yang hadir dalam deklarasi sebagai pemilih cerdas. Sehingga mampu membedakan calon pemimpin yang benar-benar baik.

"Karena itu, anak-anak muda di sini cerdas-cerdas yang dapat diberi pengertian agar dalam memilih yang dipentingkan adalah track record," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya