Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Survei Median: PDIP Unggul, PKB Susul Golkar

SENIN, 08 JANUARI 2024 | 16:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Jelang pencoblosan Pemilu 2024, PDI Perjuangan paling diminati masyarakat. Sementara Partai Gerindra di posisi kedua.

Demikian temuan survei terbaru Media Survei Nasional (Median) yang dilakukan pada 23 Desember sampai 1 Januari 2024.

"PDI Perjuangan 20,8 persen, tipis dengan Gerindra 20,1 persen, kemungkinan posisinya sama dengan survei kami sebelumnya," ujar peneliti senior Median, Ade Irfan Abdurahman, dalam keterangannya, Senin (8/1).


Kemudian, dipaparkan Ade Irfan, elektabilitas Partai Golkar dikalahkan PKB. Di mana sebelumnya Golkar berada di 9,1 persen suara, kini hanya 8,5 persen. Sementara PKB naik dari 6,7 persen ke 8,6 persen.

Selanjutnya, ada Partai Nasdem di angka 7,6 persen, lalu PKS 5,4 persen, PAN 4,1 persen, dan Demokrat 4 persen.

Sedangkan partai baru seperti Partai Gelora dan PSI mendapatkan suara sebanyak 2 persen mengalahkan Hanura, PPP dan PBB.

"PSI (2,9 persen) dan Partai Gelora (2,8 persen), lalu PPP (1,2 persen), Perindo (0,6 persen), Partai Ummat (0,3 persen), serta PBB, Hanura, dan Partai Buruh masing-masing 0,1 persen," pungkasnya.

Jumlah responden survei sebanyak 1.500 dengan margin of error 25,3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sampel survei diambil dengan metodologi teknik multistage random sampling secara proporsional atas populasi dan gender hasil survei hanya menggambarkan dinamika politik selama masa pengambilan data.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya