Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama Presiden RI Joko Widodo/RMOL

Politik

Cepat atau Lambat Jokowi akan Berlabuh di Golkar

SENIN, 08 JANUARI 2024 | 06:44 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan PDI Perjuangan (PDIP) bisa dibilang sudah mencapai antiklimaks. Jokowi bakalan tidak hadir saat puncak peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-51 PDIP yang dihelat pada Rabu (10/1) mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto yang menyebut Jokowi akan melakukan kunjungan kenegaraannya ke Filipina.

Terkait itu, Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie mengungkapkan bahwa Jokowi sudah resmi bukan bagian dari partai berlambang banteng moncong putih tersebut.


“Pada intinya Jokowi sudah menganggap bukan lagi di PDIP. Saya kira PDIP harus cepat tangkap kode Jokowi tak hadir di HUT PDIP,” kata Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (8/1).

“Ini strategi saja, Jokowi di luar negeri. Ini untuk.menghindar agar tak datang di HUT PDIP,” tambahnya.

Menurut dia, Jokowi menyempatkan hadir di acara HUT ke-59 Golkar pada Oktober 2023 lalu, namun mengapa di PDIP justru tidak hadir.

Jerry menyebut bahwa Jokowi memang lebih nyaman dengan Golkar. Hal itu pernah disampaikan Jokowi dalam beberapa kesempatan.

“Indikator lain, Jokowi tak pernah direndahkan bahkan keluarga Jokowi tak pernah diomongin hal-hal yang negatif oleh Golkar,” jelasnya.

Sementara di PDIP, lanjut Jerry, Jokowi tidak bisa lepas dari bayang-bayang Megawati Soekarnoputri. Julukan sebagai petugas partai PDIP pun melekat di pundak mantan Walikota Solo tersebut.

“Dia (Jokowi) ingin keluar dari intervensi Megawati. Memang secara psikologis Jokowi agak terluka tapi dia memendam itu. Hal ini tak disadari PDIP,” terang Jerry.

Masih kata Jerry, faktor lain yang membuat jarak hubungan kian menjauh saat penunjukan cawapres tak melibatkan Jokowi.

“Mahfud ditunjuk saat dia di luar negeri. Jadi sejumlah faktor ini yang menyebabkan keretakan antara Jokowi dan Mega,” bebernya.

Sejauh ini, publik juga melihat mulai dari Megawati dan Hasto banyak melontarkan kata-kata yang menyakiti keluarga Jokowi.

“Jadi cepat atau lambat Jokowi akan berlabuh di Golkar. Saya kira PDIP akan terpukul dengan kondisi ini,” pungkas Jerry.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya