Berita

Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu malam (7/1)/RMOL

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Prabowo Ingatkan Anies Jangan Sesatkan Rakyat Lewat Data Salah

SENIN, 08 JANUARI 2024 | 00:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto mengingatkan paslon rivalnya untuk tidak menyesatkan rakyat Indonesia lewat data yang salah.

Hal itu disampaikan Prabowo Subianto usai debat ketiga capres di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu malam (7/1).

Menurutnya, calon presiden yang baik dan memiliki tujuan untuk mengabdi pada negara harus memberikan data yang akurat kepada rakyat.


"Yang pertama kalau kita tujuannya mengabdi, kita harus memberi data yang bener. Jangan menyesatkan rakyat. Dan jangan provokasi dan jangan menghasut," ucap Prabowo.

Prabowo juga mengingatkan agar capres lain memiliki jiwa negarawan, dan tidak mengedepankan ambisinya dengan memberi narasi miring soal kondisi negara.

"Kedua, kita harus negarawan. Keselamatan bangsa harus di atas semua. Kita butuh kerukunan, kesesatan. Jangan karena ambisi, ingin jadi presiden, seenaknya bicara," tegasnya.

Atas dasar itu, Menteri Pertahanan RI ini mengaku kecewa dengan dua rivalnya yang dianggapnya salah memberikan data ke masyarakat.

"Ini saya kira tidak pantas, terus terang saja saya agak kecewa. Tapi sudahlah tidak apa. Ini saya kira tidak pantas, ya terus terang saja saya agak kecewa," ujarnya.

"Tapi sudahlah tidak apa-apa, saya percaya dengan rakyat, kami di depan rakyat yang punya akal, rakyat punya hati, rakyat yang akan menilai. Saya kira demikian," tutup Prabowo.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya