Berita

Banjir menggenangi jalan di Jakarta/Net

Nusantara

BPBD Didorong Siagakan Tim Penyelamat di Wilayah Rawan Banjir

MINGGU, 07 JANUARI 2024 | 12:33 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta didorong menyiagakan petugas penyelamat di sejumlah wilayah rawan banjir. Hal itu mengingat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi Jakarta akan dilanda cuaca ekstrem mulai 3-10 Januari 2024.

“Saya meminta BPBD dan perangkat eksekutif lain untuk mengantisipasi kemungkinan adanya dampak-dampaknya terhadap masyarakat,” kata Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Syarifuddin dikutip Minggu (7/1).

Syarifuddin juga mengimbau BPBD DKI membekali seluruh petugas dengan keahlian evakuasi korban, serta menolong warga saat keadaan darurat.


“Jadi bukan hanya di hulu, tapi skenario di hilirnya juga sudah siap. Sehingga begitu ada kondisi darurat, tinggal dijalankan saja karena dari awal sudah disiapkan dengan baik,” kata Syarifuddin.

Seperti diketahui, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat tetap waspada dampak cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.

Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji menyampaikan, hasil monitoring kondisi cuaca yang dirilis BMKG menyebutkan, mulai Rabu (3/1) hingga Rabu (10/1), terdapat kondisi dinamika atmosfer yang memicu potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah.

“Saya imbau agar warga kenali bahaya dan kurangi risiko. Saat terjadi hujan jauhi pohon rindang dan reklame,” kata Isnawa, Kamis (4/1).

Update monitoring yang dirilis BMKG, potensi hujan intensitas sedang hingga lebat di sebagian wilayah Jakarta Timur dan Selatan. Terutama pada siang hingga jelang malam hari.

Pada malam hingga dini hari, perlu diwaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sebagian wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Pusat, serta Jakarta Barat bagian utara.



Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya