Berita

Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD/Istimewa

Politik

Didukung FBR dan Ikama, Mahfud MD: Ini Murni dari Bawah

MINGGU, 07 JANUARI 2024 | 07:02 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dukungan dari Forum Betawi Rempug (FBR) dan Ikatan Keluarga Madura (Ikama) dinilai sebagai bentuk dukungan yang murni dari bawah.

Demikian ditegaskan calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD, di kawasan Cakung, Jakarta, Sabtu (6/1).

"Kalau ini, adalah murni dari bawah dan mewakili masyarakat mayoritas yang tidak bisa hadir karena tidak ada pancingan-pancingan, pancingan-pancingan yang sifatnya material," kata Mahfud usai menghadiri deklarasi di kawasan Cakung.


"Rakyat di bawah itu akan berpartisipasi dan memilih secara benar, tetapi tidak dimobilisasi. Kalau dimobilisasi, itu artinya orang datang, dibayar, lalu dijanjikan sesuatu dan seterusnya," imbuhnya.

Mahfud menegaskan, dukungan dari masyarakat, seperti yang dilakukan FBR dan Ikama, menunjukkan suara masyarakat yang sangat besar.

"Maksudnya apa? Ya kami akan menunjukkan bahwa denyut-denyut kehidupan masyarakat di bawah itu, itu sebenarnya mempunyai suara-suara yang sangat besar cuma mereka tidak dimobilisasi," jelasnya.

Menurut Mahfud, tidak hanya masyarakat Betawi dan Madura saja yang mendukung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud, tetapi juga semua suku yang datang untuk menyaksikan dukungan tersebut.

"Ini adalah kampanye yang mewakili dua suku yang ada di Jakarta, yang tadi dominan adalah Betawi melalui organisasi Forum Betawi Rempug dan Ikama, Ikatan Keluarga Madura. Akan tetapi, hampir semua suku tadi datang, hanya penyelenggaranya saja yang Betawi dan Madura. Tadi ada dari Dayak, dari NTT (Nusa Tenggara Timur), dari Tapanuli, dan sebagainya. Banyak yang datang tadi," tandas Mahfud.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya