Berita

Kanopi di Drop Zone, di sisi selatan Stasiun Yogyakarta, roboh/Foto KAI

Bisnis

Permohonan Maaf KAI atas Ambruknya Kanopi Stasiun Yogyakarta yang Menimpa 5 Kendaraan

JUMAT, 05 JANUARI 2024 | 08:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan yang diakibatkan robohnya kanopi Drop Zone.

Beberapa kanopi di Drop Zone, di sisi selatan Stasiun Yogyakarta, roboh pada Kamis (4/1). Kanopi tersebut ambruk akibat hantaman angin kencang serta hujan deras yang mengguyur wilayah Yogyakarta.

VP Public Relations KAI Joni Martinus menyampaikan permohonan maaf atas peritiwa tersebut.


“Kanopi tersebut roboh saat kawasan Stasiun Yogyakarta diterpa hujan deras dan angin kencang. Imbas dari hujan yang deras dan angin kencang, tiang-tiang penyangga yang terbuat dari pipa besi mengalami bengkok dan patah sehingga kanopi roboh,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip Jumat (5/1).  

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Namun, kanopi yang roboh tersebut menimpa 5 (lima) mobil pelanggan dan mobil mengalami kerusakan ringan.

Petugas KAI bekerja sama dengan Basarnas setempat juga telah melakukan evakuasi terhadap mobil yang terjebak runtuhan kanopi. KAI Group akan menanggung seluruh kerusakan yang dialami pelanggan yang terdampak.

"KAI berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada para pelanggan yang sedang menikmati masa liburan Tahun Baru. Kami pastikan bahwa pelayanan di stasiun tetap berjalan normal," tutup Joni.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya