Berita

Representative Image/Net

Bisnis

Inflasi Turkiye Hampir Tembus 65 Persen pada Desember 2023

KAMIS, 04 JANUARI 2024 | 12:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Inflasi di Turkiye tercatat tembus ke angka 64,8 persen (yoy) pada Desember 2023. Angka itu merupakan yang tertinggi sejak 2022, dan naik secara signifikan dari inflasi sebesar 62 persen (yoy) pada November 2023.

Meski melonjak, inflasi itu disebut masih berada di bawah prediksi para ekonom yang memperkirakan inflasi Turkiye sebesar 65,1 persen.

Di sisi lain, inflasi bulanan negara itu mengalami penurunan  dari 3,3 persen menjadi 2,9 persen pada akhir tahun 2023.


Diperkirakan bahwa kondisi inflasi di Turkiye masih akan terus meningkat pada bulan-bulan mendatang, di tengah sebagian besar negara besar lainnya mengalami penurunan inflasi.

Sebagai catatan, puncak inflasi di Turkiye terjadi pada November 2022 lalu, yang mencapai angka mencengangkan sebesar 85,5 persen.

Hal itu berdampak signifikan terhadap pelemahan mata uang Lira, kenaikan biaya impor, dan pengurangan gaji pekerja asing yang mengirim uang ke luar negeri.

Kondisi tersebut terjadi karena pada Juni 2022, bank sentral memutuskan untuk menaikkan suku bunga menjadi 43,5 persen dari 8,5 persen setelah sebelumnya menerapkan kebijakan bunga rendah.  

Keputusan ekstrem tersebut, yang dipimpin oleh Gubernur Bank Sentral Turki Hafize Gaye Erkan telah mengubah paradigma dan langsung memicu lonjakan inflasi.

Pada rapat bank sentral terakhir di Desember 2023, bank sentral juga memutuskan untuk kembali menaikkan suku bunga sebesar 250 basis poin, atau lebih kecil dari kenaikan sebelumnya sebesar 500 basis poin.

Selain itu, Ekonom Capital Economic Nicholas Farr juga memperkirakan Turkiye akan kembali menaikkan suku bunga sekali lagi sebesar 250 basis poin pada pertemuan 25 Januari 2024 nanti. Hal tersebut diperkirakan akan kembali memicu kenaikan inflasi.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya