Berita

Lahan bekas galian tambang di Tasikmalaya/Net

Nusantara

Lemtaki Dorong Polri Kerja Maksimal Usut Tambang Ilegal Tasikmalaya

RABU, 03 JANUARI 2024 | 21:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kasus tambang ilegal yang ada di Tasikmalaya, Jawa Barat disebut tengah diusut kepolisian.

Ketua Lembaga Transparansi Anggaran dan Anti Korupsi Indonesia (Lemtaki), Edy Susilo mengatakan, pihaknya sudah mendapat informasi soal penyelidikan Polri dalam kasus tambang ilegal di Jawa Barat.

"Kami mengapresiasi Polri yang bekerja maksimal melakukan penyelidikan kasus tambang ilegal di Kabupaten Tasikmalaya," ujar Edy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/1).


Menurut Edy pengusutan tersebut perlu meminta keterangan pihak-pihak terkait, termasuk dinas yang berkaitan sektor pertambangan di Jabar.

"Kami, Lemtaki menilai penegakan hukum ini dilakukan secara serius dan profesional," tegasnya.

Di sisi lain, pihaknya memastikan akan tetap mengawal kasus tambang ilegal  yang terjadi di Jabar agar diusut tuntas.

"Kami memastikan akan mengawal kasus tambang emas ilegal Tasikmalaya hingga ke meja pengadilan. Jika ada kemandegan, akan kami tindak lanjuti dengan audiensi ke DPR RI," tegasnya.

Lemtaki juga mengaku telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari Komisi III DPR, KLHK, dan Kejagung RI untuk mengawal kasus tersebut.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya