Berita

Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, saat menemui petani di Demak, Jawa Tengah, Selasa (2/1)/Net

Politik

Tampung Keluhan Petani yang Terjerat Utang, Ganjar Janjikan Pemutihan KUR

SELASA, 02 JANUARI 2024 | 14:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Para petani masuk golongan masyarakat yang rentan mengalami potensi kesulitan membayar utang. Sebab, petani selalu menghadapi kendala dalam berusaha yang membuat mereka seperti tak bisa lepas dari jeratan utang.

Selain karena pembayaran kredit usaha rakyat (KUR) yang macet, para petani mengaku Kartu Tani mereka diblokir sehingga harus mencari jasa penutup utang yang mematok bunga sangat tinggi.

Keluhan-keluhan tersebut disampaikan sejumlah petani di Desa Wilalung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, saat ditemui calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, Selasa (2/1).


Para petani tersebut langsung mengatakan kepada Ganjar sejumlah penghambat usaha mereka. Mulai dari musim kemarau panjang, harga gabah melambung, sulit mendapat pupuk, hingga adanya mafia, yang membuat mereka harus berutang agar bisa tetap bercocok tanam.

“Petani banyak diblokir kartu taninya dari tahun 2019 pak. Utang Rp50 juta, pas enggak lancar (angsuran), minta tolong jasa penutup per Rp10 juta, bayar Rp250 ribu,” tutur salah seorang petani.

Mendengar hal tersebut, Ganjar lantas berjanji akan merancang program pemutihan utang petani. Program tersebut terintegrasi dengan program KTP Sakti yang bertujuan agar pendataan bantuan para petani menjadi lebih jelas dan terarah.

Ganjar juga memahami bahwa subsidi pupuk makin lama makin berkurang. Untuk itu, mantan Gubernur Jawa Tengah itu meminta para petani tidak menggunakan pupuk secara berlebihan.

"Nah kalau perlu, kalau perlu nggeh, hidupkan kembali KUD (Koperasi Unit Desa). Distribusi pupuk subsidi lewat KUD. Ini mesti mlaku mele, luwe penak, (Ini pasti jalan, lebih enak) oke bro?" tandas Ganjar.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya