Berita

Dewan Pengarah TKD Prabowo-Gibran Lampung Rahmat Mirzani Djausal usai nobar debat cawapres, Minggu (31/12)/Istimewa

Nusantara

TKD Prabowo-Gibran Lampung Ajak Masyarakat Ciptakan Pemilu Damai

SENIN, 01 JANUARI 2024 | 15:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tim Kampanye Daerah (TKD) pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, di Provinsi Lampung terus berupaya menarik simpati masyarakat di waktu tersisa menuju hari pemilihan. Salah satu caranya dengan terus menyuarakan agar masyarakat menghindari politik identitas dan berusaha menjaga pemilu tetap damai.

"Hindari politik identitas dan mengumbar cacian dan fitnah adalah pesan yang selalu disampaikan Pak Prabowo," ujar Dewan Pengarah TKD Prabowo-Gibran Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, Minggu (31/12).

Mirza mengatakan, sampai sekarang hanya Prabowo-Gibran yang meminta pendukungnya tidak membalas ketika difitnah dan tidak boleh menjelekkan capres-cawapres lain.


"Masyarakat kita di Lampung sudah capek berantem terus setiap Pemilu. Masyarakat inginnya pilpres kali ini damai, tentram, dan baik-baik saja," jelas Mirza yang juga Ketua Gerindra Lampung itu.

Lebih lanjut, Mirza menambahkan, selain menjaga pemilu damai, pihaknya juga selalu berkampanye dengan riang gembira untuk menyambut pesta demokrasi. Meski begitu, dia menegaskan Prabowo-Gibran juga memiliki banyak gagasan.

"Prabowo joget-joget itu bukan tanpa gagasan, Gerindra berdiri itu karena gagasan. Prabowo mencalonkan diri sebagai presiden tentu membawa gagasan, itu semua sudah ada di hati," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya