Berita

Calon Presiden Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo/RMOL

Politik

Elektabilitas Ganjar terus Merosot, Pengamat: Tren Anti-PDIP Makin Besar

SENIN, 01 JANUARI 2024 | 14:09 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Elektabilitas Calon Presiden Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo kian merosot, disebabkan oleh munculnya tren anti-PDIP.

Hal itu disampaikan oleh analis politik dari UIN Syarif Hidayatullah Dedi Kurnia Syah terkait merosotnya elektabilitas Ganjar Pranowo.

Menurutnya, Ganjar akan semakin sulit dalam pertarungan Pilpres di 14 Februari 2024 nanti.


"Ganjar mulai masuk perangkap elektabilitas, di mana ia kesulitan mencari jalan keluar dari arena pertarungan Prabowo-Anies, Ganjar kian sulit karena tren anti-PDIP semakin membesar," ucap Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/1).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion ini mengatakan popularitas Ganjar menurun juga karena Ganjar sudah keliru dalam menentukan fokusnya di awal-awal Pemilu.

"Di satu sisi ingin mengambil ceruk Jokowi, tetapi gagal karena justru sering lakukan kritik. Hingga sebagian besar loyalis Jokowi bergeser ke Prabowo, menguat pasca Gibran disandingkan," tutupnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya