Berita

Masyarakat berhamburan keluar gedung saat gempa Sumedang, Minggu malam (31/12)/Ist

Nusantara

Update Gempa Sumedang, 331 Pasien RSUD Dievakuasi

SENIN, 01 JANUARI 2024 | 08:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gempa bumi magnitudo 4,8 yang terjadi di Sumedang, Jawa Barat pada Minggu malam (31/12) mengakibatkan ratusan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang dievakuasi.

Laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ada sebanyak 331 pasien di evakuasi sementara. Dari jumlah tersebut, 248 orang merupakan pasien rawat inap, 83 pasien IGD.

"Hasil perkembangan kaji cepat oleh tim gabungan, ada tiga bangunan rumah sakit yang retak, meliputi gedung Paviliun, VIP dan Sakura. Tim terus menyisir titik lain untuk pengecekan lebih lanjut," demikian kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Senin (1/1).


Masih dalam laporan yang sama, pasien di RS Pakuwon juga sempat dievakuasi namun kondisinya masih aman.

Pj Bupati Sumedang, Tuti Ruswati sebelumnya menegaskan, kondisi Sumedang aman terkendali meski diguncang gempa magnitudo 4,8. Warga diimbau tetap waspada dengan potensi gempa susulan.

Sementara hari ini, Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto dijadwalkan akan terjun ke lokasi gempa Sumedang sebagai bentuk dukungan percepatan penanganan gempa.

Dalam kunjungan itu, Kepala BNPB akan didampingi oleh Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Kepala Pusat Pengendali dan Operasi (Kapusdalops) dan Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya