Berita

Emak-emak dari pengajian Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Lampung Utara terus sosialisasikan pasangan Amin ke masyarakat/Istimewa

Nusantara

Gencar Sosialisasikan Pasangan Amin, BKMT Berharap Tak Ada Kecurangan pada Pilpres 2024

MINGGU, 31 DESEMBER 2023 | 05:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Memaksimalkan waktu tersisa, emak-emak dari pengajian Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Lampung Utara bergerak ke sampai ke desa-desa untuk mensosialisasikan pasangan calon presiden-wakil presiden, Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin), pada Pilpres 2024.

Ketua BKMT Lampung Utara, Bunda Merry Sag mengatakan, jaringan emak-emak lintas provinsi  ini bergerak sampai ke tingkat Desa, RT/RW, bahkan sampai ke tiap rumah untuk mensosialisasikan pasangan Amin. Khususnya di wilayah Lampung Utara, Provinsi Lampung, dan Indonesia umumnya.

"Kita sudah bergerak dan memaksimalkan waktu yang tersisa, bahkan kita bergerak sampai ke akar rumput, memasang banner dan membagikan PIN capres Amin kepada warga. Dan kita berharap pilpres tidak ada kecurangan," kata Merry, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (30/12).


Dia menjelaskan, anggota pengajian dan jaringan emak-emak lintas provinsi di seluruh Indonesia ini bergerak bukan atas dasar perintah partai manapun. Melainkan atas dasar kesadaran hati dan hasil ijtima ulama mendukung pasangan Amin pada Pilpres 2024 mendatang.

"Kita semua bergerak baik dari lintas kabupaten maupun lintas provinsi seluruh Indonesia, dengan semangat kita untuk memenangkan paslon capres nomor urut 1 Amin. Kita bergerak murni dari suara hati inginkan perubahan untuk negeri ini, paslon Amin jadi Presiden," ujarnya.

Berdasarkan video yang diterima Kantor Berita RMOLLampung, sejumlah emak-emak anggota majelis BKMT Lampung Utara berkeliling naik mobil ke kampung-kampung, memasang dan membagikan Pin paslon Amin kepada warga untuk mensosialisasikan paslon capres Amin pada Pilpres 2024.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya