Berita

Representative Image/Net

Dunia

Protes Massa Meletus di Gilgit-Baltistan Akibat Kenaikan Harga Gandum

SABTU, 30 DESEMBER 2023 | 14:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Komite Aksi Awami dan Aliansi Semua Partai menggerakkan gelombang protes di seluruh wilayah Gilgit-Baltistan, yang diduduki oleh Pakistan, sebagai respons terhadap melonjaknya harga gandum di wilayah itu.

Mengutip Devdiscourse, Sabtu (30/12), pemimpin dari berbagai partai politik dan agama sebelumnya telah berkumpul di bawah komando ketua Komite Aksi Awami, Ehsan Ali di sebuah hotel terdekat di Skardu.

Dalam pertemuan tersebut, keputusan dengan suara bulat diambil untuk melancarkan gerakan protes yang meluas pada (21/12) di seluruh wilayah Gilgit-Baltistan.


Aksi itu disebut sebagai tanggapan atas kegagalan pemerintah dalam memenuhi tuntutan masyarakat, yang telah diberikan ultimatum hingga batas waktu yang telah ditentukan, untuk menurunkan harga gandum hingga 20 Desember lalu.

“Hari ini ultimatum telah berakhir dan protes sudah dimulai di Gilgit-Baltistan, masih belum ada respon dari pemerintah pusat atau pemerintah provinsi. Tampaknya pemerintah dan oposisi bersatu dalam masalah ini. Kami akan melancarkan protes sebesar itu. bahwa itu akan melampaui semua rekor sebelumnya." kata seorang pemimpin Komite Aksi Awami kepada Skardu TV.

Harga gandum di Gilgit-Baltistan telah menciptakan keprihatinan di kalangan penduduk setempat, yang menuntut agar subsidi gandum segera dipulihkan.

Selain itu gandum yang tersedia di wilayah itu dilaporkan berkualitas rendah. Sehingga masyarakat mengancam akan melakukan mogok kerja, hingga memblokir jalan, jika tuntutan mereka tidak segera dipenuhi.

Sejauh ini penduduk di wilayah itu telah menghadapi banyak kesulitan sejak Gilgit-Baltistan diduduki ilegal oleh Pakistan, karena pemerintah pusat di Islamabad terus memperlakukan mereka dengan tidak adil.

Baru-baru ini, atas inisiatif Komite Aksi Awami, mereka juga telah melakukan protes di wilayah tersebut di mana masyarakat menuntut perlakuan pajak yang adil di wilayahnya.

Protes merata di seluruh wilayah ini mencuat sebagai respons terhadap isu-isu lainnya seperti pemutusan hubungan kerja, mutu pendidikan yang rendah, dan tingginya tingkat pengangguran.

Ketidakpuasan masyarakat semakin meningkat karena kepemimpinan di Gilgit-Baltistan dianggap terlibat dalam eksploitasi sumber daya bersama pemerintah pusat di Islamabad, sebuah tindakan yang membuat masyarakat merasa kecewa.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya