Berita

Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo/Ist

Politik

Pejuang PPP Dukung Prabowo-Gibran, Ganjar: Tugas Partai Disiplinkan Kader!

JUMAT, 29 DESEMBER 2023 | 15:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kabar adanya sejumlah kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang mendukung pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka direspons serius Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo.

Menurut Ganjar, adanya kader partai mendukung pasangan capres-cawapres lain kemungkinan bisa terjadi. Namun, pembelotan bisa terjadi karena partai kurang tegas mengendalikan atau mendisiplinkan anggotanya.

“Jadi, sebenarnya dalam konteks seperti ini, ketika partai tidak tegas betul mengendalikan anggotanya, maka split dukungan akan terjadi dengan model seperti itu (kader mendukung capres lain)," tegas Ganjar, saat berkampanye di Wonogiri, Jawa Tengah, Jumat (29/12).


Menurut mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) ini, kader yang mendukung capres yang tidak didukung partainya dapat disebut sebagai oknum. Dukungan oknum ke capres yang tidak dukung partainya bisa terjadi di partai apa pun selain PPP.

Ganjar bahkan mengungkapkan, sebelum  dicalonkan sebagai capres PDIP, sikap anggota PDIP pun berbeda-beda. Setelah namanya diumumkan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, maka seluruh kader merapatkan barisan untuk mendukung Ganjar sebagai capres yang diusung PDIP.

"Jadi tugas kita adalah mengembalikan ke partai untuk mendisiplinkan kader agar bisa berpijak pada garis kebijakan dan suara partai," tegas Ganjar.

Sebelumnya, sejumlah orang mengatasnamakan diri mereka “Pejuang PPP” mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo-Gibran.

Padahal, PPP merupakan salah satu parpol pengusung pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 3, Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024. Selain PPP, Ganjar-Mahfud juga diusung oleh PDIP, dan didukung oleh Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Hanura.

Sejumlah tokoh hadir mulai dari Wakil Sekretaris Majelis Pertimbangan DPP PPP Hj. Hizbiyah Rochim, kader PPP seperti Witjaksono hingga Raden Agung Zainal Abidin. Hadir pula Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani saat deklarasi.

“Kita ngajak saudara kita, teman-teman kita tanggal 14 februari 2024 berbondong-bondong ke TPS coblos nomor 2. Nomor 2. Ayo anak muda semangat semua. Nomor 2," ujar Hizbiyah Rochim di Hotel Ambhara, kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (28/12).

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya