Berita

Jurubicara Timnas Amin, Billy David Nerotumilena/RMOL

Politik

Jubir Amin: Oposisi Posisi Terhormat dalam Demokrasi

JUMAT, 29 DESEMBER 2023 | 14:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas Amin) menanggapi pernyataan Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto yang berencana jika menang pilpres akan merangkul pihak kalah masuk kabinet.

Menurut Jurubicara Timnas Amin, Billy David Nerotumilena, peta koalisi  akan terlihat setelah hasil pemilu keluar. Dari situ juga akan terlihat kubu mana yang memilih berada di luar pemerintahan.

"Termasuk jika Amin nanti menang," kata Billy kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui pesan WhatsApp, di Jakarta, Jumat (29/12).


Billy lantas menyinggung pentingnya kehadiran oposisi dalam pemerintahan. Baginya, oposisi memainkan peran kritis dalam menjaga keseimbangan dan akuntabilitas.

Keberadaan oposisi sangat penting untuk mengawasi kebijakan pemerintah dan mencegah penyalahgunaan kekuasaan serta memastikan representasi yang adil bagi beragam pandangan dalam masyarakat

"Oposisi itu posisi terhormat dalam demokrasi. Sejak era Reformasi, republik kita selalu memiliki oposisi dan itu yang menjaga demokrasi tetap berjalan. Amin akan coba menjaga iklim demokrasi yang baik ini," pungkas Billy.

Pernyataan Prabowo tersebut disampaikan dalam deklarasi dukung Gerakan Muslim Persatuan Indonesia Cinta Tanah Air (Gempita) di Bandung, Rabu (27/12).

Meski begitu, Ketum Partai Gerindra ini menyatakan, jika ada pihak yang tetap ingin menjadi oposisi, dirinya tidak keberatan. Yang terpenting kata Prabowo, oposisi yang ada harus cinta tanah air.

"Bila mana Insya Allah menerima mandat, kami pun akan mengajak semua kekuatan bersama-sama berbakti ke rakyat Indonesia," janji Prabowo.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya