Berita

Diskusi Publik "Evaluasi dan Perspektif Pemermpuan Indef terhadap Perekonomian Nasional" yang dilakukan secara daring, 28 Desember 2023/Repro

Bisnis

Peneliti: Pemerintah Punya Banyak PR untuk Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 5,3 Persen

JUMAT, 29 DESEMBER 2023 | 13:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pertumbuhan ekonomi RI di kuartal III-2023 tercatat hanya sebesar 4,94 persen, di tengah target ambisius Pemerintah yang ingin mewujudkan pertumbuhan sebesar 5,3 persen di tahun ini.

Peneliti Center of Macroeconomics and Finance Riza Annisa Pujarama, mengatakan, adanya penurunan ekonomi membuat Pemerintah memiliki banyak tugas dengan usaha yang lebih keras lagi dalam mencapai target di kuartal IV mendatang.

Dikatakan Riza, melambatnya konsumsi rumah tangga, berkurangnya tabungan telah menjadi penyebab pertumbuhan ekonomi Indonesia terus melesu.


"Target pertumbuhan ekonomi di 2023 itu adalah 5,3 persen, tapi pencapaian di triwulan ketiga kemarin year on year kita turun dari 5,17 persen ke 4,94 persen, sehingga rata-rata pertumbuhan ekonomi untuk tiga triwulan itu hanya 5,05 persen," kata Riza dalam Diskusi Publik 'Evaluasi dan Perspektif Ekonom Perempuan INDEF terhadap Perekonomian Nasional, Kamis (28/12).

Menurutnya, untuk mencapai target tersebut Pemerintah harus berusaha sekuat tenaga, terutama dengan meningkatkan konsumsi rumah tangga, karena sektor itu merupakan penopang terbesar dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

"Jadi, untuk ke target 5,3 itu masih ada sekitar 0,25 persen lagi yang harus dicapai dalam 3 bulan terakhir ini di triwulan ke 4," sambungnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga pada kuartal III 2023 menurun signifikan dibandingkan kuartal II 2023.

"Kita lihat dari sisi pengeluaran yaitu yang paling berkontribusi banyak terhadap pembentukan PDB dari sektor konsumsi rumah tangga. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga ini turun dari 5,22 ke 5,06 persen. Menyebabkan pertumbuhan ekonomi di Kuartal ketiga itu turun," pungkasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya