Berita

Ilustrasi penembakan/RMOLNetwork

Politik

Penembakan Relawan oleh OTK Potensi Tambah Beban Prabowo

RABU, 27 DESEMBER 2023 | 06:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Peristiwa penembakan terhadap seorang relawan Prabowo-Gibran yang juga tokoh di Sampang Madura belum tentu dilatarbelakangi motif politik.

Tapi, menurut pakar psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel, jika memang bermotifkan politik, maka betapa mengerikannya bahwa setiap kali penyelenggaraan kontestasi demokrasi berturut-turut ada pihak yang by design menciptakan keonaran dengan target mencabut nyawa orang.

Reza mengatakan, dengan bobot keseriusan macam itu, tepat kiranya jika dibentuk tim investigasi gabungan. Tujuannya, supaya peristiwa pidana dimaksud bisa diungkap secara tuntas, menyeluruh, objektif, dan transparan.


Menurut pakar psikologi tersebut, pengungkapan harus menyeluruh, mengingat kejahatan bermotif politik pada masa pilpres tampaknya tidak dilakukan secara individual, melainkan terorganisasi. Berarti ada lebih dari satu pihak, meliputi eksekutor, perencana, pembiaya, dan seterusnya.

“Peristiwa ini potensial menambah beban Prabowo. Tahun 2019 sekian banyak orang jatuh korban dalam demo di Bawaslu. Mereka, senapas dengan Prabowo, menentang hasil pilpres yang dinilai penuh kecurangan. Tapi antiklimaks, saat itu Prabowo tidak menunjukan keberpihakan atau pembelaannya terhadap para korban,” kata Reza kepada Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (26/12).

Itu pula yang Anies ingatkan pada debat capres beberapa waktu lalu. Di mana keluarga salah satu korban bahkan sampai menemui Anies.

“Akankah kali ini Prabowo memperlihatkan empati, bahkan menyediakan bantuan hukum, kepada korban?” ujarnya.

Semestinya demikian. Tentu bukan sebatas bentuk kepedulian pribadi. Sebagai capres, atensi Prabowo juga harus berada pada level publik.

“Yaitu, agar kepolisian bekerja tuntas sehingga tidak ada lagi kesan bahwa otoritas penegakan hukum abai terhadap tindak pidana terutama pembunuhan di masa seputar pilpres,” demikian Reza.

Sebelumnya, aksi penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) dialami tokoh masyarakat Kecamatan Banyuates, Sampang, Madura, Muarah (49). Pria yang diketahui merupakan relawan pendukung Prabowo-Gibran ini 2 kali ditembak yang mengenai sekitar perutnya hingga mengalami luka serius dan harus dirujuk ke RSU dr Soetomo Surabaya.

Kasus tersebut langsung mendapatkan perhatian khusus dari Tim Kampanye Nasional (TKN) pendukung Prabowo-Gibran, saat menjenguk korban di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Senin (25/12).

“Sekarang masih dalam perawatan ya, mohon doanya agar Bapak Muarah lekas pulih,” ujar Tim Penasihat Prabowo-Gibran, Letjen (Purn) TNI Purn Sjafrie Sjamsoeddin, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Senin (25/12).

“Kami juga sangat kaget atas peristiwa ini, bahwa sekarang dalam pesta demokrasi yang aman, damai, riang gembira, ternyata ada kejadian seperti ini. Kami sangat kaget,” ungkapnya.

Sjafrie berharap, kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Apalagi sampai menimpa masyarakat, relawan-relawan. Selanjutnya, kasus penembakan ini diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

Kasus penembakan terhadap tokoh masyarakat itu saat ini sudah dalam penyelidikan Polres Sampang. Polisi telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan sejumlah barang bukti dan keterangan saksi beberapa saat setelah kejadian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya